Makanan Khas Dari Malaysia

Makanan Khas Dari Malaysia

Makananringan.net – Malaysia adalah negara tetangga Indonesia yang termasuk ke dalam wilayah Asia Tenggara. Penduduk Malaysia terdiri dari tiga etnis utama, yakni Melayu, India, dan Cina. Keragaman kelompok etnis yang menjadi penduduk tetap membuat Malaysia mempunyai gaya kuliner yang juga beragam. Hampir semua makanan khas Malaysia merupakan hasil perpaduan antara etnis Melayu, Cina, India, dan etnis lainnya.

Selain itu gaya kuliner khas Malaysia juga dipengaruhi oleh etnis lain seperti Thailand dan Arab, meski tidak membawa dampak menyeluruh terhadap masakan khasnya. Dari sederet daftar masakan khas Malaysia, setidaknya ada belasan makanan khas Malaysia yang paling terkenal. Jika kamu berencana untuk berwisata ke Negeri Jiran lain hari, Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai makanan khas dari Malaysia :

➢ 1. Ayam Percik
Ayam percik adalah kuliner berbahan dasar ayam yang diolah dengan beragam jenis rempah. Di Malaysia terkenal dua jenis ayam percik yang dibedakan berdasarkan tempatnya, yakni ayam percik Kelantan dan Trengganu. Ayam percik kelantan berbeda dengan ayam percik trengganu. Jika ayam percik kelantan menggunakan saus dan bumbu dari campuran santan dan sejumlah rempah, beda dengan ayam percik trengganu yang dibuat dengan tambahan bumbu cabai sehingga rasanya lebih pedas dan menggugah selera.

Ayam percik merupakan makanan khas Malaysia yang bernama unik. Kuliner ayam satu ini diolah dengan cara merendam ayam ke dalam bumbu untuk kemudian dipanggang hingga sedikit hangus. Saat dipanggang ayam diberi bumbu tambahan dengan cara dipercik sehingga menjadikan makanan ini bernama ayam percik. Saat ayam sudah selesai dipanggang, sebelum disajikan ayam kembali dibalur dengan saus sehingga aroma dan cita rasanya tetap terjaga dari luar dan dalam ayam.

➢ 2. Ayam Pongteh
Ayam pongteh adalah kuliner peranakan yang bisa dijumpai di Malaysia dan Singapura. Olahan ayam pongteh berbeda dengan ayam percik yang notabene menjadi kuliner khas Malaysia. Ayam pada sajian ini tidak hanya dihidangkan sendirian, melainkan ditemani potongan kentang dan jamur shitake sehingga bahannya lebih komplit dan mengenyangkan.

Ayam pongteh mempunyai tampilan menyerupai semur ayam. Warna kuahnya cokelat kemerahan dan agak kental, sedangkan aromanya gurih menggugah selera. Sejatinya masakan pongteh menggunakan daging non-halal, tapi di Malaysia daging yang digunakan adalah daging ayam. Sajian khas negara Malaysia ini mempunyai cita rasa yang khas pada kuahnya karena penggunaan tauco yang dicampurkan saat dimasak. Ayam pongteh paling enak disantap bersama nasi putih.

➢ 3. Apam
Apam adalah kua tradisional yang banyak dijumpai bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di Malaysia. Kue apam terbuat dari adonan tepung gandum atau tepung beras. Proses memasak kue apam bisa dengan dipanggang maupun dikukus. Malaysia mempunyai tiga jenis kue apam, yakni apam berkuah, apam balik, dan apam manis. Setiap apam mempunyai ragam bentuk, rupa, dan rasa.

Apam berkuah biasanya menjadi kue tradisi yang terdapat di pantai timur Semenanjung Malaysia. Apam berkuah dimakan dengan merendam kue ke dalam kuah khas. Sementara apam balik atau apom balik mempunyai bentuk seperti martabak lipat yang berkulit tebal. Apam balik telah lama dijadikan menu makan pagi dan sore untuk bersantai. Yang terakhir adalah apam manis. Apam manis secara tampilan mirip dengan kue ape khas Betawi. Kue apam manis dari Malaysia terbuat dari tepung beras dengan campuran garam dan gula.

➢ 4. Bak Kut Teh
Tidak sedikit makanan khas Malaysia yang merupakan makanan peranakan Tionghoa, seperti bak kut teh yang juga bisa ditemui di Indonesia, seperti di Kepulauan Riau. Bak kut teh adalah makanan sejenis sup yang menghidangkan tulang iga babi yang diberi tambahan rempah-rempah untuk kuahnya. Bak kut teh mempunyai banyak versi, ada yang kuahnya bening, kuahnya asam, dan kuahnya gelap.

Menurut sebuah sumber, bak kut teh dahulu menjadi panganan para kuli kasar. Bahan yang diolah untuk membuat bak kut teh diambil dari sisa penjualan daging sehingga harganya terjangkau oleh kuli pelabuhan. Bak kut teh di Malaysia telah dimodifikasi dengan mengganti bahan dasarnya sehingga halal untuk kalangan Muslim. Bak kut teh biasanya dimakan bersama nasi putih, cakwe, dan teh tieguanyin.

➢ 5. Burger Bakar
Burger adalah makanan yang berasal dari negara-negara Eropa. Dikarenakan praktis dibuat dan terkesan modern, lantas burger tersebar cukup pesat hingga kawasan-kawasan luar Eropa, salah satunya Asia Tenggara, seperti Malaysia. Panganan yang rentan dimodifikasi ini pun kemudian diberi sentuhan oleh penduduk Malaysia sehingga menjadi makanan khas yang jarang ditemui di tempat-tempat lain.

Penduduk Malaysia mencoba peruntungan dengan membuat burger bakar untuk dikenalkan pada wisatawan asing. Burger bakar sama seperti burget biasa, namun ada sedikit perbedaan yang terletak pada dagingnya yang dibakar atau dipanggang –tidak dibakar di atas pan. Daging yang dibakar itulah yang menjadi daya tarik tersendiri karena mengeluarkan aroma yang istimewa. Di Malaysia ada banyak kedai burger bakar yang bisa dicoba, seperti Don, Hero, Minoz, Terengganu, BOSS, JB, Dahsyat, DeqWan, Rawang, dan Lava.

Baca Juga  : Makanan Ringan Khas Singapura

➢ 6. Cekodok
Cekodok adalah makanan khas Malaysia sejenis kue-kuean yang digoreng. Bisa dibilang kalau cekodok ini adalah gorengan khas Malaysia. Bedanya cekodok dengan gorengan yang biasa ditemukan di Indonesia adalah penggunaan bahannya. JIka gorengan biasanya minim gizi, berbeda dengan cekodok yang menggunakan bahan-bahan kaya gizi, seperti pisang, ikan, udang, labu, dan masih banyak lagi.

Setiap jenis kecodok mempunyai rasa dan tekstur yang berbeda. Tapi cara membuat cekodok umumnya sama, yakni bahan digiling yang kemudian dibuat adonan bersama bahan pengembang seperti baking powder. Cekodok umumnya berbentuk bulat-bulat tidak sempurna. Warna dari kue cekodok cokelat kehitaman akibat penggunaan gula untuk menambahkan rasa manis.

➢ 7. Char Kway Teow
Tidak jarang kita dapati makanan khas Malaysia yang mirip dengan kuliner-kuliner asal Indonesia. Selain apam, Malaysia juga punya makanan sejenis kwetiau yang bernama char kway teow. Kuliner satu ini adalah kwetiau goreng a la Malaysia yang juga dimiliki oleh Singapura. Kwetiau digoreng pada wajan bersama bahan pelengkap menyehatkan seperti telur, udang, kerang, daun kucai, sosis, bakso ikan, dan tauge.

Bumbu char kway teow juga tak jauh berbeda dengan kwetiau di Indonesia, semisal bawang putih, kecap manis, kecap ikan, dan sambal. Di beberapa daerah di Malaysia char kway teow bisa ditemui dengan tambahan daging kepiting. Meskipun makanan ini enak dan terbuat dari bahan-bahan penuh gizi, char kway teow tidak disarankan untuk dimakan sering-sering karena kandungan lemaknya yang tinggi.

➢ 8. Chee Cheong Fun
Keanekaragaman etnis dan ras menjadikan Malaysia menyimpan banyak warna dalam kitab kulinernya. Sebut saja chee cheong fun yang merupakan kuliner peranakan Tionghoa yang tepatnya berasal dari Kanton, Cina Selatan, termasuk Hongkong. Chee cheong fun biasanya dimakan sebagai camilan atau bersama makanan lain seperti dim sum.

Chee cheong fun juga sering disebut dengan mie usus babi. Meski mengandung kata babi pada namanya, makanan khas Malaysia ini sama sekali tidak menggunakan usus babi. Usus babi pada chee cheong fun hanya merujuk pada bentuk mie beras yang bulat menyerupai usus babi. Mie beras pada hidangan ini biasanya diisi dengan udang, daging sapi, sayuran, dan bahan lainnya. Untuk penyajiannya chee cheong fun dimakan bersama saus manis hitam yang disebut timzheong.

➢ 9. Cucur Udang
Cucur udang adalah camilan gurih orang Melayu yang lazimnya terbuat dari campuran tepung terigu yang dicampurkan dengan udang segar, irisan daun kucai, dan berbagai bumbu lain. Cucur udang mempunyai banyak bentuk, tergantung selera pembuatnya. Dari sekian banyak bentuk cucur udang, ada yang mirip seperti bakwan goreng yang dicacah.

Cucur udang cukup banyak dijual di sejumlah kota di Malaysia. Setiap tempat biasanya mempunyai ciri khas sendiri. Seperti di Gerai pakcik Malik ‘D’ Pokok yang berada di sekitaran Sungai Buloh, cucur udangnya mempunyai tekstur yang sangat lembut dan empuk. Cucur udang tersebut dimakan bersama saus kacang yang pedas. Perpaduan gurih udang dengan bumbu kacang pedas akan membuat mulut betah berlama-lama mengunyahnya.

➢ 10. Kek Lapis Sarawak
Sebagian besar dari penduduk Indonesia pasti tak asing dengan kue lapis, sebab di Indonesia kue tersebut memang mudah ditemui di toko-toko kue ataupun pasar-pasar tradisional. Nah, selain Indonesia, ternyata Malaysia juga punya kue lapis khas yang bernama kek lapis sarawak. Sesuai namanya, kue khas Malaysia ini merupakan kue lapis yang berasal dari Sarawak, Malaysia.

Kek lapis sarawak atau kek lapis moden sarawak adalah kue tradisional Malaysia yang sering dibuat sebagai sajian dalam perayaan keagamaan seperti Idul Fitri, Natal, dan Deepvali. Kek lapis sarawak juga tak jarang dipilih sebagai kue ulang tahun ataupun kue pada pesta-pesta pernikahan di Malaysia. Kek lapis sarawak tidak bisa dibuat oleh sembarang orang karena diperlukan kesabaran dan ketelatenan dalam proses pembuatannya maupun pewarnaan kuenya.

Makanan Ringan Khas Singapura

Makanan Ringan Khas Singapura

Makananringan.net – Singapura menjadi salah satu tujuan liburan menarik bagi warga Indonesia yang ingin berlibur ke luar negeri. Alasannya tentu saja karena Singapura memiliki banyak tempat menarik untuk dikunjungi.

Selain itu letaknya yang sangat dekat dengan Indonesia juga bisa meminimalkan biaya liburan dari segi transportasi. Dengan biaya yang murah sudah bisa berlibur ke luar negeri. Jika berkunjung ke Singapura jangan hanya berfoto di depan patung Merlionnya saja, tapi juga harus mencicipi aneka makanan khas Singapura. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai makanan ringan khas singapura :

➢ 1. Laksa Makanan khas Singapura
Laksa merupakan salah satu kuliner khas dari Singapura. Masakan ini ada berbagai jenis, mulai citarasa yang mirip kari dan ada juga yang citarasa asam khas Penang. Masakan laksa ini berisi mie, udang, kerang, perkedel ikan, dan tauge cincang. Kuahnya adalah kuah santan pedas berwarna kemerah-merahan.

Salah satu masakan laksa yang paling terkenal lezatnya di Singapura adalah laksa Katong. Laksa Katong ini beralamat di 53 E Coast Rd, Singapura 428771. Laksa Katong merupakan hidangan etnis Tionghoa (kaum peranakan) yang tinggal di wilayah Katong.

➢ 2. Ice Kachang
Jika anda sedang berkunjung ke Negara Singapura, anda wajib mencoba ice kachang. Ice kachang adalah es serut khas Singapura yang disajikan dalam bentuk ice ball (dipadatkan seperti bola). Di atas es dituangkan sirup dan kemudian dilengkapi dengan anek topping seperti jelly, kolang kaling, jagung, dan kacang merah. Beberapa penjual terkadang juga menambahkan es krim di atasnya.

Es kachang memiliki tampilan warna-warni dengan rasa manis segar yang sangat cocok dinikmati di siang hari saat cuaca sedang panas. Es yang diserut halus akan langsung meleleh di dalam mulut begitu memakannya. Untuk mencicipi ice kachang ini anda bisa mengunjungi Chinatown atau berbagai pusat makanan lainnya di Singapura.

➢ 3. Kari Kepala Ikan Singapura
Singapura adalah negara yang di dalamnya terdapat banyak suku/etnis. Salah satunya adalah etnis India. Jadi jangan heran jika banyak masakan India yang masuk sebagai sajian khas Singapura. Salah satunya adalah kari kepala ikan (fish head curry). Ikan yang digunakan untuk bahan masakan adalah ikan kakap merah. Sesuai dengan namanya, bagian yang digunakan adalah kepala ikan kakap.

Kari kepala ikan tersebut dimasak dengan cara dikukus kemudian disajikan dengan kari pedas dan sayuran. Biasanya masakan ini dimakan bersama nasi atau roti mantao. Salah satu tempat makan yang menyediakan masakan kari kepala ikan adalah Samy’s Curry Restaurant yang beralamat di 25 Dempsey Road, Singapura. Restauran tersebut telah menyajikan kari sejak puluhan tahun lalu.

➢ 4. Hokkien Prawn Mee
Hokkien Prawn Mee adalah mie kuning dan bihun yang ditumis bersama bawang putih, telur, udang, cumi, taoge, dan kecap asin. Mie dicelupkan ke dalam kaldu, selanjutnya direbus bersama seafood, baru kemudian digoreng agak kering dengan sedikit kuah. Sudah bisa ditebak berdasarkan namanya, makanan ini adalah salah satu masakan China. Hokkien Prawn Mee diciptakan oleh para pelaut dari Tiongkok Selatan. Biasanya orang menyantap hokkien prawn mee bersama sambal cabai dan limau agar cita rasanya lebih tajam. Jika ingin mencoba masakan ini anda datang saja ke Kims Fried Hokkien Prawn Mee di 62B Jln Eunos, Singapura.

➢ 5. Chili Crab
Makanan khas Singapura yang berikutnya adalah kepiting cabai / chili crab. Kepiting cabai adalah ramuan dari cangkang kepiting yang dibakar dengan tomat kental, telur, dan saus cabai. Kepiting yang digunakan biasanya adalah kepiting lumpur atau kepiting soka. Jangan khawatir, meski namanya chili crab namun citarasa pedasnya tidak akan menyengat di lidah. Di Singapura, masakan ini menjadi salah satu menu favorit. Untuk menikmatinya, biasanya chili crab dimakan bersama roti mantou.

➢ 6. Nasi Ayam Hainan
Nasi ayam Hainan adalah kuliner wajib anda saat berkunjung ke Singapura. Kuliner ini bahkan disebut sebagai masakan nasional Singapura. Tak heran jika nasi ayam hainan bisa ditemukan dengan mudah di Singapura baik di restoran besar, kafe, pusat jajanan, hingga di hotel. Semua tempat tersebut menawarkan hidangan yang sama dengan harga bervariasi.

Nasi ayam Hanian adalah sajian daging ayam yang dipotong kecil-kecil atau bisa juga ayam utuh jika disantap dalam kelompok besar. Rasanya semakin nikmat dimakan bersama nasi wangi, sambal pedas, dan pasta jahe. Untuk mencicipi kuliner satu ini anda bisa datang ke Tian Tian Hainanese Chicken Rice yang ada di Maxwell Food Centre.

Baca Juga  : Makanan Khas Kota Palembang

➢ 7. Kaya Toast
Kaya Toast merupakan roti yang dibakar dengan arang atau dipanggang membungkus irisan mentega dingin dan olesan kaya melimpah, selai tradisional dari kelapa dan telur. Jajanan satu ini cocok dipadukan dengan secangkir teh atau kopi. Atau disandingkan dengan telur rebus setengah matang yang diberi kecap dan taburan lada putih. Kaya Toast biasanya digunakan sebagai menu sarapan pagi.

➢ 8. Fried Carrot Cake
Meski namanya carrot cake, tapi makanan ini bukan menggunakan wortel yang berwarna jingga sebagai bahannya melainkan lobak putih. Lobak putih (dijuluki wortel putih) dicampur dengan tepung beras dikukus terlebih dahulu kemudian dipotong dadu. Selanjutnya digoreng dengan telur, bawang putih, bawang bombay, dan chai poh (lobak yang diasinkan).

Terdapat dua varian yang terkenal yaitu fried carrot cake hitam (dengan saus hitam caramel) dan fried carrot cake putih (dengan telur goreng garing yang digoreng hingga warnanya berubah menjadi warna keemasan yang sempurna.

➢ 9. Rojak Singapura
Rojak Singapura mirip seperti rujak buah atau rujak manis di Indonesia. Rojak merupakan salad lokal dari campuran buah dan sayuran gurih. buah dan sayur yang digunakan biasanya adalah timun, nanas, lobak, tauge, kangkung, mangga muda, jambu air yang belum matang, tahu panggang, dan stik adonan goreng (you char kueh).

Semua bahan tersebut kemudian disiram saus hitam lengket dan ditaburi kacang cincang serta bunga jahe wangi yang dicincang untuk memberikan rasa agak pedas. Saus yang digunakan terbuat dari terasi yang difermentasi, jeruk nipis, gula, dan sambal. Campuran bahan saus tersebut akhirnya menghasilkan citarasa manis, asam, pedas yang menggugah selera.

➢ 10. Roti Prata
Roti prata merupakan makanan dari etnis/suku India. Negara Singapura memang terdiri dari banyak etnis, jadi jangan heran jika makanan khasnya dipengaruhi oleh berbagai etnis tersebut termasuk dari India. Roti prata adalah roti tipis bersisik yang digoreng. Ada banyak varian roti prata diantaranya roti prata dengan saus kari pedas, keju, pisang, coklat, atau jamur.

Makanan Khas Kota Palembang

Makanan Khas Kota Palembang

Makananringan.net – Sebagai salah satu kota besar di Indonesia dan menjadi ibukota provinsi Sumatera yang terletak di bagian selatan, sudah bisa dipastikan Palembang punya daya tarik tersendiri. Selain dengan adanya wisata alam berupa Sungai Musi dan Jembatan Ampera, masih banyak lagi tempat wisata lain, salah satunya adalah wisata kuliner yang cukup banyak jumlahnya.

Ada banyak sekali makanan-makanan tradisional yang masih dipertahankan oleh masyarakat. Meskipun Palembang lebih terkenal dengan pempek-nya, namun kamu perlu tahu bahwa saat ini sudah banyak kuliner di Palembang, termasuk olahan hasil modifikasi dari makanan khas wilayah lain. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai makanan khas kota palembang :

➢ 1. Model
Model adalah salah satu jenis kuliner dari Sumatera Selatan, khususnya Palembang dengan bahan-bahan pembuatannya berupa ikan tenggiri, tahu cina, tepung sagu, dan telur. Untuk memberi cita rasa yang nikmat, makanan khas adat Palembang ini akan disajikan bersama dengan kuah udang dengan rasa gurih dan udangnya yang begitu terasa di mulut. Untuk membuatnya harus menggunakan ikan tenggiri yang telah dibersihkan dengan tambahan garam, telur, dan sedikit air es yang dicampur-campur sampai kental.

Nantinya dibuat dengan model tertentu, dan syarat utamanya adalah harus bisa diisi dengan tahu cina, dan nanti adonan ini bisa langsung digoreng. Setalah matang, adonan ini bisa langsung disajikan dengan mentimun dan mie sohun/soun serta tambahan bawang goreng. Namun sebelum itu, yang paling wajib adalah tambahan berupa kuah udang untuk bisa menciptakan seporsi model. Untuk bisa mendapatkan model, bisa menyusuri sungai Musi Palembang untuk menemukan makanan dengan harga mulai 10 ribu rupiah ini.

➢ 2. Mie Celor
Makanan khas asli Palembang ini adalah saudara jauhnya mie aceh, karena mie celor dalam satu porsinya akan diisi dengan mie dan kuah santan kaldu ebi. Selain itu, untuk bisa memperoleh satu porsi lengkap mie celor akan ada tambahn berupa tauge, telur, kucai, dan daging udang. Namun untuk membuat mie celor, yang dipakai adalah jenis mie telur, dan uniknya mie tersebut memiliki rasa serta kelezatan berbeda di setiap produsennya.

Sebagai menu yang sangat dikenal oleh masyarakat Palembang, membuat mie celor menjadi salah satu menu makan favorit bagi orang-orang Sumatera Selatan. Khususnya adalah orang Palembang, karena dikatakan mie ini hanya berada di daerah Palembang saja, dan tidak ada di wilayah lain. Mie celor bisa dimakan sebagai menu sarapan, karena memiliki rasa yang gurih dan begitu khas dari jenis mie lain, untuk mendapatkannya bisa ditemukan di Jalan KH Ahmad Dahlan.

➢ 3. Otak-otak Kuah Cuko
Kuliner dengan nama otak-otak sudah sangat dikenal oleh masyarakat luas, begitu pula di kota Palembang yang memiliki otak-otak kuah cuko. Yang membedakannya adalah penggunaan kuah cuko-nya yang digunakan untuk menemani penyantapan otak-otak, sedangkan normalnya otak-otak hanya disajikan dengan bumbu kacang. Pembuatannya pun juga begitu mudah, karena ikan tenggiri yang menjadi bahan utamanya akan dicampurkan dengan tumisan tepung sagu, santan, daun bawang, dan garam.

Adonan tersebut akan dimasukkan ke dalam wadah dari daun pisang untuk nantinya dibakar, rasa pemanggangan akan begitu kental, begitu pula rasa ikan tenggirinya. Selain rasanya enak, otak-otak kerap dimakan oleh siapapun karena kandungan gizi pada ikan tenggiri cukup tinggi, khusunya adalah adanya protein hewaninya. Penjualnya dapat ditemui di Plaza Kuto Besak, di sana ada beberapa penjual yang hanya memberikan harga seribu rupiah saja pada setiap batangan otak-otaknya.

➢ 4. Lempok
Sama halnya dengan dodol, lempok memiliki tampilan yang mirip dengan dodol dengan warna cokelat dan bertekstur kenyal. Walaupun mirip dengan dodol, namun pembuatan lempok didapat dari durian asli tanpa perasa durian buatan, sedangkan dodol akan dibuat dari tepung beras dan ditambah dengan perasa durian yang opsional. Pembuatan lempok hanya dengan bahan yang mudah ditemukan di Palembang, selain durian, bahan-bahan lain seperti gula dan garam ditambahkan agar memiliki rasa manis berlebih.

Pembuatan makanan khas asli Palembang ini juga mirip dengan dodol, ketika semua bahan tercampur menjadi satu secara merata di kuali, nantinya akan terus diaduk-aduk sampai memiliki tekstur yang kenyal. Bahkan dikatakan oleh para pembuatannya, sedikitnya waktu yang habis terpakai adalah 4 jam hanya untuk membuat lempok khas Palembang ini. Setelah matang, lempok akan dipotong kecil-kecil dan siap diperjualbelikan, namun karena menggunakan daging durian asli, harganya bisa melambung tinggi.

➢ 5. Brengkes Tempoyak
Brengkes tempoyak merupakan makanan tradisional dari Palembang yang berbahan dasar dari ikan patin. Adapun yang menarik dari makanan ini adalah campuran bumbunya yang berasal dari fermentasi durian, sehingga menciptakan rasa yang unik tinimbang olahan-olahan lain dengan bahan serupa. Dengan fermentasi durian ini, nantinya akan menciptakan perpaduan rasa yang begitu banyak, mulai dari masni sebagai rasa aslinya, asam dari hasil fermentasi, dan akan dibarengi lagi dengan rasa pedas gurih.

Dari penamaannya, brengkes berarti pepesan, sedangkan tempoyak adalah sejenis makanan dengan bahan berupa durian dengan campuran garam. Secara lengkap, brengkes tempoyak dibuat dari cabai merah, gula jawa, laos, kunyit, serai, dan bawang sebagai bumbu halusnya. Pembuatannya secara rinci hanya perlu memasak bumbu halus lalu ditambah dengan tempoyak hasil fermentasi dan juga tak lupa tambahan ikan patin sebagai aktor utama. Soal gizi makanan ini tidaklah diragukan lagi, adanya durian dan ikan patin, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan protein tubuh.

➢ 6. Lenggang
Sebagai pesaing utama pempek dalam khazanah perkulineran Palembang, rasanya makanan khas asli Palembang dengan nama lenggang sangat patut untuk dicoba. Berbicara mengenai lenggang dan pempek, keduanya sebanarnya sama, karena bahan pembuataanya adalah tepung terigu dan daging ikan. Untuk lenggang sendiri akan ditambahkan dengan penyedap rasa dengan pemasakan menggunakan daun pisang berbentuk kotak.

Dengan menggunakan daun pisang, lenggang akan memiliki aroma sedap dan cita rasa khas setelah dipanggang menggunakan daun ini. Rasa dai lenggang begitu enak dan lebih padat daripada pempek, karena adonan lenggang akan dibuat lebih memadat dan lebih kental sebelum akhirnya diaduk. Sama halnya dengan pempek, lenggang kerap dikonsumsi bersamaan dengan saus cuko udang ebi yang terasa enak itu.

Baca Juga  : Makanan Ringan Khas Turki

➢ 7. Tekwan
Hampir mirip dengan model, tekwan juga merupakan olahan dengan bahan utamanya terbuat dari ikan dan adanya tambahan tepung tapioka. Bahkan olahan tersebut juga sama-sama akan disajikan dengan kuah udang yang legendaris tersebut. Namun karena model dan tekwan harus berbeda, maka tekwan biasanya tidak diisi dengan tahu cina didalam adonan tapioka dan ikannya, karena rasa ikan saja telah sangat nikmat.

Begitu pula dengan aneka topping untuk menemani seporsi tekwan yang sangat berbeda jauh dari model, bahkan terkesan lebih mewah. Taburan seperti soun, daun bawang, bawang goreng goreng mungkin sudah biasa, namun adanya tambah seperti potongan jamur kuping dan irisan bengkoang serta taburan biasa tersebut, rasa-rasanya akan begitu mewah. Prinsip inilah yanga ada pada diri tekwan yang memiliki makna Berkotek Samo Kawan (mengobrol bersama teman).

➢ 8. Laksan
Selain pempek yang telah fenomenal, laksan makanan khas Palembang juga tak kalah lezatnya dengan pempek karena memiliki rasa yang lebih memukau. Dibuat dengan tepung sagu dan ikan, rasanya memang mirip sekali dengan pempek, namun yang membuatnya berbeda dan lebih unik adalah pada penggunaan kuahnya. Laksan akan disajikan bersama dengan kuah bersantan layaknya lontong sayur dengan warna kemerah-merahan, rasanya sendiri begitu gurih dan nikmat saat ditenggak.

Bahan untuk pembuatan kuah bersantan ini pastinya adalah santan, namun tidak hanya itu, karena akan ada pula udang kering, bawang merah, bawang putih, ketumbar, merica, dan bumbu lain. Selain dipadukan dengan kuahnya yang unik itu, satu hal lain yang membuat laksan unik adalah bentuknya yang oval. Untuk bisa mendapatkan laksan terkesan sangat mudah, karena makanan ini menjadi buruan orang-orang Palembang untuk sekedar dijadikan menu makan pengganjal perut.

➢ 9. Celimpungan
Kali ini ada saudaranya laksan yang juga menjadi pesaing pempek, yaitu celimpungan berbahan dasar sagu dan ikan. Mungkin jika membaca poin nomor 8, bahan ini terkesan tidak asing, karena memang mirip dengan laksan. Namun jangan salah dulu, karena lagi-lagi yang menjadi perbedaannya terletak pada kuahnya. Walaupun sama-sama kuah bersantan, namun antara celimpungan dengan laksan punya perbedaan pada warna kuahnya, kuah celimpungan terkesan lebih kuning kental.

Dan satu hal lagi yang membuatnya berbeda adalah, bentuknya yang pipih membulat dengan diameter sekitar 10 cm. Rasa celimpungan sama sekali tidaklah pedas, hanya rasa gurih yang mengitari setiap suapan kuahnya yang masuk ke dalam kerongkongan. Outlet paling terkenal sebagai pelayan celimpungan adalah Kedai Laksan Kaito yang beralamatkan di Jalan Kapten Anwar Arsyad No. 999. Kedai tersebut biasanya menjual makanan ini dengan tambahan potongan lontong dan kerupuk udang agar membuat rasanya semakin gurih dan mengenyangkan.

➢ 10. Burgo
Burgo tergolong makanan khas penduduk Palembang yang sederhana. Jika ditilik dari bahan pembuatannya hanya menggunakan tepung sagu dan tepung beras yang diberi siraman kuah santan. Namun yang bisa membuatnya menjadi makanan mewah adalah adanya topping yang biasanya mengelilingi kuah santan tersebut, seperti suwiran ayam dan telur rebus yang kerap berenang pada guyuran air bersantan bewarna kekuning-kuningan.

Pembuatan burgo secara normal adalah dengan memasak adonan tepung sagu dan tepung berasa dengan cara didadar layaknya telur dadar. Setelah dirasa matang, adonan ini akan digulung dan diiris kecil-kecil untuk seterusnya disajikan dengan kuah udangnya yang terbuat dari santan, lengkuas, bawang putih, kemiri, kunyit, dan ketumbar. Rasa yang dihasilkan akan begitu gurih, apalagi jika ditambah dengan isiannya seperti suwiran ayam dan telur yang sudah terkenal kelezatannya.

Makanan Ringan Khas Turki

Makanan Ringan Khas Turki

Makananringan.net – Turki dikenal sebagai negara penghasil kuliner-kuliner bercita rasa istimewa. Berkat masakan khas Turki yang jumlahnya sangat banyak dan rasanya enak-enak, Turki mendapat julukan sebagai surga kuliner bagi setiap wisatawan yang datang untuk berlibur. Kebanyakan makanan khas Turki juga dianggap cocok di lidah semua orang, terutama lidah penduduk Indonesia. Bahkan, tak jarang penduduk Eropa yang jatuh hati saat pertama kali menyuakan lidahnya pada salah satu kuliner khas Negeri Kebab itu.

Secara umum makanan dari Turki didominasi oleh bahan baku daging yang kemudian diimbangi dengan penggunaan beragam jenis sayur mayur dalam jumlah berlimpah. Bumbu yang dipakai juga mengandung cukup banyak rempah khas, sama seperti kuliner dari Indonesia dan India. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai makanan ringan khas Turki :

➢ 1. Menemen
Menghirup udara pagi yang segar di Turki akan lebih lengkap jika ditemani dengan sepiring menemen. Apa itu menemen? Menemen adalah makanan khas Turki yang biasa dijadikan menu sarapan oleh penduduk Turki. Menurut pantauan MakananOlehOleh lewat sejumlah situs, menemen juga mempunyai kesamaan dengan menu sarapan di negara lain yang rata-rata mengandung karbohidrat dan protein.

Menu sarapan orang Turki ini hampir sama dengan menu sarapan penduduk Amerika. Ada daging, roti, dan telur dalam sajiannya. Bedanya, di Turki bahan-bahan tersebut diberi bumbu rempah yang berlimpah. Lebih jelasnya, menemen menyajikan telur, daging yang mirip seperti sosis tapi rasanya pedas [diberi nama sucuk], dan pastirma [semacam dendeng sapi kering yang diiris tipis] yang kemudian diracik dengan bumbu lengkap dan beragam sayuran seperti tomat dan paprika hijau. Biasanya menemen dimakan bersama roti di mana menemennya dijadikan isian roti.

➢ 2. Roti Pide
Tampilan dari roti pide sangat mirip dengan pizza asal Italia. Kesamaan tersebut bisa dilihat dari paparan roti lebar yang pada permukaannya terdapat aneka topping seperti sosis, daging sapi, telur, dan masih banyak lagi. Jika membahas perbedaannya, kalau pizza adalah makanan yang mudah ditemui setiap hari, lain halnya dengan roti pide yang keberadaannya hanya pada saat bulan Ramadhan.

Roti pide dibuat dengan proses yang sama seperti pizza, yakni dipanggang. Bahan yang dipakai untuk membuat roti pide antara lain ragi instan, terigu, susu murni, minyak zaitun, dan air. Adonan roti yang sudah matang kemudian ditaburi biji nigela khas Turki dan juga yoghur yang kemudian diakhiri dengan pemberian topping. Sebagai informasi, makanan khas Turki satu ini termasuk ke dalam makanan pembuka karena cita rasanya yang ideal dengan hidangan pembuka.

➢ 3. Lahmacun
Seperti yang penulis katakan di awal, rata-rata makanan yang berasal dari Turki menggunakan bahan baku berupa daging. Yang satu ini, lahmacun, menjadi makanan yang identik dengan kuliner Turki yang berbahan utama daging. Dari segi tampilannya lahmacun juga mirip dengan pizza sehingga penduduk Turki tak jarang menyebut lahmacun sebagai pizza a la Turki. Daging yang dipakai untuk membuat lahmacun adalah daging sapi atau domba yang dicincang.

Penyajian lahmacun mirip dengan kebab di mana lahmacun diibaratkan seperti tatakannya atau rotinya yang dibentangkan. Sedangkan pada bagian permukaannya diletakkan berbagai macam sayur seperti irisan tomat, bawang, dan daun peterseli untuk kemudian digulung rotinya. Untuk menyantap lahmacun tidak perlu sendok atau garpu, tetapi hanya tangan saja karena makanan ini berbentuk gulungan sehingga praktis untuk disantap.

➢ 4. Simit
Setiap orang yang berkunjung ke Turki pasti menemukan pengalaman baru saat melakukan jelajah kuliner. Seperti ketika mengunjungi Istanbul, mereka akan mendapati cukup banyak penjual makanan khas Turki yang bentuknya mirip seperti donat dengan tampilan yang lebih menarik. Dikarenakan bentuknya yang menyerupai donat, orang-orang menjulukinya dengan donat Turki. Padahal, nama asli makanan tersebut adalah simit.

Simit adalah roti yang menyerupai bentuk donat namun dengan ukuran yang lebih besar. Tekstur dari simit juga lebih keras dibanding donat di negara-negara Eropa. Kue khas Turki ini sebetulnya tidak hanya berbentuk mirip donat, tapi ada juga yang bentuknya kotak atau bulat dengan ragam isian, semisal kacang dan cokelat. Simit biasanya dimakan oleh penduduk Turki saat musim dingin sebagai camilan.

➢ 5. Sarma
Negara-negara yang terletak di kawasan Timur Tengah biasanya mempunyai makanan yang juga bisa ditemukan di negara-negara tetangga lain yang masih dalam satu kawasan. Seperti di Turki, ada kuliner bernama sarma yang bisa juga didapati di negara-negara semenanjung Balkan lainnya, bahkan hingga ke Rusia. Sarma kalau di Indonesia mirip seperti botok, buntil, lemper, lepet, atau nagasari. Jadi bisa ditebak kalau sarma ini merujuk pada hidangan yang berbentuk bungkusan di mana yang dipakai untuk membungkus adalah sayuran.

Untuk sarma sendiri menggunakan bungkusan dari daun anggur. Daun anggur yang ukurannya cukup lebar dipakai untuk membungkus beragam isian, baik mengandung daging atau tidak. Adapun untuk isiannya biasa dibedakan dari jenis sarmanya, apakah yang mengandung daging atau tidak. Kalau berdaging, isiannya bisa berupa nasi, daging cincang, biji cemara, bawang merah, mentega, dan rempah-rempah. Sementara yang tidak berdaging rata-rata berisikan irisan sayur, buah, dan tak lupa rempahnya.

Baca Juga  : Makanan Khas Dayak Kalimantan

➢ 6. Hummus
Jika di Indonesia humus merujuk pada tanah yang sangat subur akibat lapukan daun dan batang pohon di hutan hujan tropis maka di Turki humus [atau hummus] merujuk pada makanan yang berasal dari Levant [atau Suriah, Lebanon, Yordania, Israel, dan Palestina] dengan tampilan yang sangat unik. Sekilas hummus tampak seperti bubur, saus cocol, mayones, atau selai. Sebenarnya, apa itu hummus?

Hummus adalah makanan khas Turki yang berasal dari negeri Syam yang memang tampilannya menyerupai selai yang dibuat dari kacang Arab yang digiling dan dicampur dengan tahini [atau wijen giling], minyak zaitun, air jeruk limau, bawang putih, dan garam. Menurut Wikipedia, hummus adalah makanan purba yang saat ini dikonsumsi secara luas di negara-negara Timur Tengah, termasuk Turki dan Afrika Utara.

➢ 7. Baklava
Selain makanan berat, Turki juga mempunyai kuliner berbentuk camilan yang biasa disantap oleh penduduknya untuk teman di perjalanan, saat belajar, mendengarkan musik, atau menikmati sunset di sore hari. Kuliner tersebut bernama baklava. Apa itu baklava? Baklava adalah makanan ringan yang begitu terkenal di Turki dan daerah-daerah yang pernah dikuasai oleh Kerajaan Ottoman [seperti Eropa Tenggara, Asia Barat, Afrika Utara, dan Tanduk Afrika].

Baklava telah ada sejak lama di mana hal tersebut diketahui dalam buku resep dari abad ke-14 yang ditemukan di Tiongkok [dalam buku tersebut baklava disebut dengan gullach]. Camilan sederhana ini terbuat dari dua bahan utama, yakni roti dan kacang sebagai isiannya. Kacang yang dipakai adalah kacang walnut atau pistache yang ditumbuk dan disiram gula atau madu untuk pemanis yang kemudian dibungkus dengan roti tipis.

➢ 8. Köfte
Kofte adalah makanan khas Turki yang saat ini bisa ditemukan di banyak negara. Penyebaran kofte disebabkan oleh penyebaran imigran asal Turki ke Eropa Barat hingga ke Belanda. Para imigran tersebut lantas menyumbangkan kuliner khas negaranya, Turki, ke tempat tinggalnya sekarang. Salah satu kuliner asal Turki yang dibawa adalah kofte. Dikarenakan cita rasa yang luar biasa, kofte kemudian dikenal makin luas hingga ke negara-negara lain.

Kofte sendiri merujuk pada makanan yang terbuat dari daging [campuran daging sapi dan kambing] yang digiling atau dicincang untuk diolah kembali menjadi bentuk seperti sate buntel khas Jogja, hamburget patty, atau bola. Penyajian kofte biasa dilakukan bersama saus dip yang juga berasam dari Turki. Untuk kita yang tinggal di Indonesia, kita bisa makan kofte tanpa harus terbang ke Negari Ottoman. Cukup mendatangi restoran yang menyajikan menu orisinil khas Turki, kita sudah bisa menikmati kofte bersama sausnya.

➢ 9. Tabouleh
Selain berbahan baku daging-dagingan, makanan khas Turki juga banyak yang mengandung sayur-sayuran, seperti tabouleh misalnya. Tabouleh adalah hidangan asal Turki yang berisikan banyak macam sayur. Jelas, kuliner satu ini bersifat menyehatkan apabila disantap rutin. Tabouleh memadukan aneka jenis sayur yang dicincang halus untuk kemudian dicampur dalam satu wadah dan dilanjut dengan pemberian bumbu.

Tabouleh [mempunyai asal kata “tabulah”] juga kerap disebut dengan salad Turki. Sayur yang biasa tersaji dalam satu porsi tabouleh antara lain tomat, bulgur, peterseli, dan daun mint. Untuk bumbu yang digunakan bisa berupa bawang merah dan bawang putih yang di-dressing dengan minyak zaitun, perasan lemon, dan garam. Sebagai informasi, tabouleh awalnya menjadi hidangan asal Suriah dan Lebanon yang kemudian dimodifikasi oleh masyarakat Turki. Itu artinya, tabouleh juga bisa didapati di negara-negara Timur Tengah lainnya.

➢ 10. Meze
Turki mempunyai banyak pilihan hidangan pembuka yang lezat-lezat, seperti meze salah satunya. Meze merupakan hidangan pembuka atau hidangan berporsi sedikit yang penyajiannya biasa ditemani dengan secangkir minuman [contohnya minuman beraroma adas manis seperti raki, ouzo, atau arak]. Meze sendiri mempunyai banyak jenis yang jumlahnya bahkan menginjak angka ratusan.

Salah satu dari sekian banyak jenis meze yang terkenal adalah dolma. Meze biasanya hadir dalam berbagai kelompok rasa, ada yang manis, asam, gurih, dan bahkan pedas. Sementara untuk bahannya meze dikelompokkan lagi menjadi meze berbahan daging sapi, kambing, ayam, ikan, sayur, buah, dan kacang-kacangan.

Makanan Khas Dayak Kalimantan

Makanan Khas Dayak Kalimantan

Makananringan.net – Masyarakat indonesia perlu untuk berbangga karena kekayaan ragam budaya dan kuliner di nusantara begitu beragam. Salah satu suku yang sangat terkenal di indonesia adalah suku dayak. Suku ini berada di wilayah kalimantan. Jika anda berkunjung ke kalimantan maka anda akan menemukan banyak kuliner khas yang sangat lezat dan menggoda.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai beberapa makanan khas dayak yang sangat istimewa dan menggoda selera. Anda akan sangat menyukai makanan khas dari suku dayak yang kaya akan rempah dan juga memiliki cita rasa unik dan berbeda dengan makanan dari daerah lainnya.

Dengan mengetahui makanan khas dari setiap daerah, anda akan semakin berwawasan dengan budaya dan kuliner indonesia. Selain itu juga akan lebih mudah untuk menemukan makanan khas yang akan dituju apabila anda memiliki kesempatan datang ke dayak. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai makanan khas dayak kalimantan :

➢ 1. Kue dange
Makanan yang pertama adalah kue dange. Makanan ini sangat digemari oleh penduduk atau masyarakat dayak karena memang memiliki rasa yang sangat lezat. Bahkan banyak wisatawan yang mengakui kelezatan dari kue dange ini. Banyak wisatawan yang telah membuktikan jika makanan ini sangat khas dan juga sangat lezat. Biasanya kue dange akan dijadikan sebagai cemilan atau sajian pesat dan acara lainnya. Kue ini memiliki cita rasa yang gurih karena terbuat dari bahan parutan kelapa yang dicampur dengan tepung dan gula. Kombinasi dari ketiga bahan ini menjadikan kue dange gurih, manis dan renyah. Untuk memasak kue ini akan dibutuhkan alat pemanggang khusus.

➢ 2. Juhu singkah
Makanan yang selanjutnya adalah juhu singkah. Makanan ini merupakan makanan khas dari suku dayak ngaju yang sangat asli. Sedangkan di tengah masyarakat suku dayak mayan maka kuliner ini memiliki sebutan yang berbeda yakni uwut nange. Arti dari makanan ini adalah rotam muda. Bahan yang digunakan untuk membuat kuliner ini adalah memang dari rotan muda yang sangat mudah ditemukan di daerah hutan kalimantan. Ukuran dari rotan mudah kecil dan masih empuk sehingga akan sangat mudah untuk dimasak. Bahan lain yang digunakan untuk membuat kuliner ini adalah terong asam, dan juga ikan baung. Rasa dari masakan ini sangat lezat karena ada perpaduan gurih, manis dan juga sedikit asam.

➢ 3. Tempoyak buah rasa durian
Makanan khas suku dayak yang selanjutnya adalah tempoyak buah dengan rasa durian. Anda yang senang dengan buah durian sebaiknya mencoba makanan khas yang satu ini. Bahan yang digunakan untuk membuat makanan ini adalah dari daging buah durian yang dimasak dengan cara digoreng. Makanan ini memiliki rasa yang sangat khas karena daging durian yang lembut akan terasa semakin enak setelah digoreng. Makanan ini sangat aman dikonsumsi karena tidak mengandung bahan kimia apapun. Jika anda merasa penasaran dengan rasa makanan ini sebaiknya mencoba untuk menemukannya di kalimantan.

➢ 4. Kue lepet
Makanan tradisional yang juga sangat khas dari suku dayak adalah kue lepet. Makanan ini sangat digemari oleh masyarakat dayak karena sangat lezat dan juga terbuat dari bahan-bahan tradisional. Cara untuk membuat kue lepet juga masih menggunakan cara tradisional yakni dikukus dengan alat masyarakat suku dayak. Kue lepet berasal dari bahan lipat sehingga makanan ini memang dibuat dengan cara dilipat dengan daun pisang. Bahan dasar untuk membuat kue ini adalah parutan kelapa yang ditambah gula merah serta sedikit minyak goreng. Selanjutnya akan dibungkus dengan daun pisang yang sudah diolesi dengan minyak. Makanan ini biasanya menjadi sajian di acara adat seperti acara pernikahan dan yang lainnya.

➢ 5. Bangamat
Makanan khas dari duku dayak berikutnya adalah bangamat. Makanan ini memiliki nama yang sangat unik namun di suku dayak selain disebut bangamat juga biasanya disebut dengan paing karena makanan ini terbuat dari bahan kelelawar. Jenis kelelawar yang digunakan untuk membuat makanan ini memang dari hewan kelelawar namun kelelawar buah. Anda mungkin saja akan merasa khawatir ketika akan mencoba makanan ini padahal makanan ini tetap aman untuk dikonsumsi. Anda tentu sudah sangat mengetahui jika jenis kelelawar ada banyak. Jenis kelelawar yang digunakan adalah pemakan buah dan bukan kelelawar hama atau penghisap darah. Bumbu yang digunakan untuk membuat makanan ini adalah dengan menambahkan rempah seperti asam, serai, garam, dan berbagai macam bumbu rempah lainnya. Masyarakat biasanya memasak paing dengan mencampurkan jantung pisang yang segar atau bhajan sayur keladi.

➢ 6. Wadi
Makanan yang sering disebut dengan wadi ini juga sangat layak untuk dicoba. Makanan ini terbuat dari bahan daging babi yang dibusukkan dengan beras ketan putih yang dimasakan dengan cara disangrai. Setelah disangrai beras itu dihaluskan dengan menggunakan cara manual. Selain terbuat dari ketan putih, ada juga yang menggunakan biji jagung. Daging yang sudah dibersihkan akan dilumuri dengan beras ketan atau biji jagung tumbuk dan kemudian akan ditutup selama seminggu hingga proses fermentasi berlangsung dengan baik. Jika sudah maka daging bisa digoreng dengan minyak. Cara membuat makanan ini tentu saja tidak mudah karena jika fermentasi tidak berhasil, daging yang dihasilkan justru terasa sangat tidak enak.

Baca Juga  : Makanan Khas Kota Jambi

➢ 7. Kalumpe atau karuang
Makanan khas dari dayak yang selanjutnya adalah kalumpe. Makanan ini merupakan makanan sebutan dari suku mayan. Sedangkan suku dayak ngaju menyebutnya dengan naman karuang yang berarti sayuran. Bahan yang digunakan untuk membuat makanan ini adalah daun singkong yang ditumbuk halus lalu dicampur terong kecil dan diberi bumbu seperti lengkuas, serai, bawang merah, bawang putih dan juga cabai. Makanan ini kemudian dimasak sedemikian rupa sehingga cita rasanya sangat gurih dan pedas. Biasanya makanan ini akan disajikan dengan ikan asin.

➢ 8. Kue tampi
Menikmati kue tampi juga akan menjadikan liburan di kalimantan terasa semakin lengkap. Kue tampi adalah salah satu makanan khas dayak yang sangat istimewa. Makanan ini bisanya dihidangkan di acara adat suku dayak. Bahan yang digunakan untuk membuat makanan ini adalah dari tepung beras yang dimasak dengan cara digoreng. Rasa dari kue tampi sangat sederhana dan tidak terlalu dominan namun mampu menjadi sajian khas di acara adat.

➢ 9. Lemang atau pulut
Makanan berikutnya adalah lemang pulut. Makanan ini merupakan makanan khas dari kalimantan barat yang biasanya akan disajikan diacara adat dan acara pernikahan. Makanan yang khas ini terbuat dari bahan beras yang dimasak dengan cara dimasukkan de ruas bamboo yang sudah dilapisi dengan daun pisang. Selanjutnya akan dicampur dengan santai. Setelah selesai bamboo akan ditutup dengan daun pisang dan kemudian dibakar dibara api. Setelah matang nasi lemang ini akan mengeluarkan aroma yang sangat khas dan memiliki cita rasa yang gurih dan sedap.

➢ 10. Botok mengkudu
Jika anda ingin mencoba bajan yang unik selanjutnya maka bisa mencoba kuliner bedanya botok mengkudu. Makanan ini terbuat dari bahan ikan yang dimasak dengan menggunakan daun mengkudu. Ikan yang sudah dibersihkan dan diberi bumbu akan dibungkus dengan menggunakan daun mengkudu sehingga aromanya akan sangat terasa.

Makanan khas dayak memiliki bahan yang unik dan juga memiliki cara masak yang berbeda. Meskipun demikian, makanan ini sangat layak untuk dicoba karena citarasanya sangat istimewa.

Makanan Khas Kota Jambi

Makanan Khas Kota Jambi

Makananringan.net – Jambi adalah nama salah satu provinsi yang terletak di pesisir timur bagian tengah pulau Sumatera. Di Sumatera, ada tiga provinsi dengan ibukota bernama sama. Selain Bengkulu dan Gorontalo, provinsi Jambi juga mempunyai ibukota bernama sama, yakni Jambi. Dari segi popularitas, mungkin Jambi tidak terlalu dielu-elukan sebagai kota tujuan wisata. Namun meski demikian, Jambi tetap menyimpan berbagai kekayaan wisata, khususnya dalam hal wisata kuliner.

Berwisata kuliner di kota seluas 305,38 km persegi bisa membuat perut kenyang dan menambah pengalaman baru untuk mereka yang baru pertama kali mengunjungi Jambi. Jika kamu berniat untuk mengunjungi kota Jambi, maka jangan sampai melewatkan kekayaan kuliner khas Jambi yang terkenal enak. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai beberapa makanan khas kota jambi :

➢ 1. Tempoyak
Jika kamu pernah mendatangi Pekanbaru, kamu akan menemukan makanan khas Pekanbaru yang dibuat dari fermentasi udang untuk dijadikan bumbu campuran. Di Jambi, ada makanan serupa yang bernama tempoyak. Tempoyak adalah makanan khas Jambi yang menggunakan bahan utama berupa durian yang difermentasi. Setelah difermentasi, durian akan mengeluarkan aroma yang menyengat dengan cita rasa yang khas.

Tempoyak adalah bumbu yang biasa disajikan sebagai aluk dan dimakan bersama nasi. Orang Jambi juga tak jarang menggunakan tempoyak sebagai bahan campuran dalam membuat sambal. Tempoyak mempunyai cita rasa asam yang khas dengan tekstur daging buah yang lembek. Di tanah Sumatera, tempoyak tak hanya terkenal di Jambi, tetapi juga di Palembang dan Lampung. Bahkan, di luar pulau seperti Kalimantan, tempoyak juga banyak dijual terutama saat musim durian tiba.

➢ 2. Kue Padamaran
Kue padamaran adalah panganan ringan yang mempunyai nilai tradisional yang terkenal di Jambi. Kue padamaran sendiri adalah kue khas Jambi yang terbuat dari bahan baku tepung beras dan santan. Kue padamaran mempunyai cita rasa yang gurih dengan tekstur lembut menyerupai bubur sumsum. Perbedaan antara kue padamaran dengan bubur sumsum terletak pada penggunaan kinca gula merahnya.

Kalau bubur sumsum kinca gula merahnya disiram pada bagian atas, sedangkan pada kue padamaran kinca gula merah tak hanya digunakan untuk bagian atas kue, tetapi juga bagian dasarnya. Untuk kamu yang tidak tahu, kue padamaran memiliki warna hijau. Warna hijau yang dimiliki oleh kue padamaran merupakan hasil penggunaan air suji. Jika kamu belum pernah menyantap kue padamaran, jangan sampai melewatkan makanan tradisional khas Jambi ini selagi ada di Jambi.

➢ 3. Daging Masak Hitam
Di Jakarta, ada makanan yang mirip dengan daging masak hitam, yakni semur di mana terdapat kesamaan pada kuah hitam yang pekat dengan cita rasa manis gurih yang bisa bikin para penikmatnya ketagihan. Daging masak hitam sendiri merupakan makanan khas Jambi yang menyajikan bahan utama berupa daging sapi. Bumbu yang digunakan untuk membuat daging masak hitam antara lain jintan, adas manis, ketumbar, kayu manis, pala bubuk, lada putih bubuk, garam, kecap manis, dan santan.

Selain bumbu-bumbu tersebut, ada juga bumbu halus yang harus digoreng terlebih dahulu seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, batang serai, dan lengkuas. Untuk membuatnya, bumbu halus yang sudah tersedia harus dicampur bersama kelapa sangrai, ketumbar, kayu manis, lada putih bubuk, garam, adas manis, dan jintan. Bumbu yang sudah tercampur dibalurkan pada daging lalu didiamkan selama 20 menit. Setelah diabaikan, daging bisa langsung dimasak dalam panci. Saat dimasak, tuang kecap dan santan sedikit demi sedikit hingga daging empuk dan matang serta kuahnya mengental.

➢ 4. Nasi Gemuk
Nasi gemuk adalah makanan khas kota Jambi yang mirip dengan nasi uduk khas Betawi atau nasi yang disajikan bersama campuran lauk pelengkap di daerah-daerah lain. Perbedaan antara nasi gemuk dengan nasi jambi terletak pada lauk pendampingnya. Kalau nasi uduk biasanya disajikan bersama emping melinjo, sementara nasi gemuk tidak pakai emping dan justru menggunakan kerupuk.

Di provinsi Jambi, nasi gemuk biasanya dihidangkan sebagai menu pembuka hari. Nasi gemuk dibuat dari bahan baku beserta proses pengolahan yang nyari sama dengan nasi uduk. Jadi jika membicarakan bagaimana cita rasa dari nasi gemuk, maka tidak ada perbedaan yang terasa dengan cita rasa yang dimiliki oleh nasi uduk. Bedanya mungkin kalau nasi gemuk berasal dari Jambi, sedangkan nasi uduk berasal dari Jakarta.

➢ 5. Bolu Kojo
Nama bolu kojo mungkin belum seakrab jenis kue bolu lainnya di daerah-daerah lain di Indonesia. Tapi di Sumatera Selatan, nama makanan ini sangat populer, terutama di daerah Riau, Palembang, Bengkulu, dan Jambi. Bolu kojo atau bolu kemojo adalah kue bolu yang mempunyai bentuk seperti bunga kamboja. Bentuk tersebut merupakan hasil dari cetakan loyang yang sengaja dibuat menyerupai bunga kamboja. Biasanya, masyarakat Jambi menjadikan bolu kojo sebagai kue untuk berbuka puasa.

Kue bolu kojo di Sumatera Selatan menjadi makanan khas sekaligus ikon kulinernya. Makanan khas Jambi ini biasanya dihidangkan dalam acara-acara atau pesta-pesta adat. Bolu kojo sangat nikmat jika dimakan bersama dengan teh manis hangat. Jika kamu sedang berpelesir ke tanah Sumatera, terutama Jambi, jangan lupa untuk membeli kue ini sebagai buah tangan untuk diberikan pada tetangga-tetangga dan keluarga di rumah.

➢ 6. Mie Celor
Berkunjung ke kota Jambi belum lengkap tanpa mencicip salah satu kuliner terkenalnya yakni mie celor. Makanan khas Jambi ini terbuat dari adonan tepung terigu yang kemudian diolah bersama sayuran sehat seperti tauge dan daun sop. Mie celor adalah panganan yang mudah ditemui di sudut-sudut kota Jambi. Banyak penjual yang menjajakan makanan sederhana ini untuk mereka yang diserang rasa lapar seusai bekerja seharian.

Mie celor dianggap sebagai makanan yang tak hanya membuat perut kenyang, tetapi juga mengembalikan semangat tubuh karena kuahnya yang hangat dan menyegarkan. Kuah mie celor mempunyai aroma rempah yang menyeruak. Kuah santan yang diguyur pada mie ditambah menu pelengkap seperti irisan daging ayam atau sapi dan telur membuat lidah seakan tak mau berhenti untuk mengunyahnya. Mie celor ini bukan hanya terkenal di Jambi, tetapi juga di Palembang dan Padang. Bedanya, mie celor khas Jambi mempunyai kuah yang tidak terlalu kental seperti mie celor dari Palembang atau Padang.

Baca Juga  : Makanan Khas Bangka Belitung

➢ 7. Kue Gandus
Jambi mempunyai banyak kue khas. Selain kue padamaran, Jambi masih mempunyai kue yang tak kalah enak lainnya. Kue tersebut adalah kue gandus. Kue gandus adalah salah satu kue yang terkenal di provinsi Jambi. Kue gandus mempunyai tampilan yang serupa dengan talam ebi. Warnanya putih cerah seperti susu. Kue gandus terbuat dari campuran tepung beras, tepung sagu, garam, dan santan.

Untuk memperkaya rasa, adonan kue dicampur dengan bumbu halus seperti bawang putih, bawang merah, dan cabai. Kue gandus mempunyai bentuk seperti mangkuk atau kotak persegi, tergantung loyang cetakan yang digunakan. Penyajian kue gandus biasanya dilakukan setelah menyiram topping khusus yang terbuat dari ebi sangrai, daun seledri, bawang goreng, irisan cabai, daging gilin, dan abon ikan. Rasa dari kue khas Jambi ini pedas nikmat.

➢ 8. Kue Putri Kandis
Selain kue padamaran dan gandus, ada kue basah lain yang tak kalah enak dengan dua kue sebelumnya, yakni kue putri kandis. Kue dengan nama cantik ini adalah jajanan tradisional dari Jambi yang mempunyai bentuk kotak persegi. Tampilan dari kue putri kandis ini menarik untuk dilihat di mana terdapat tumpukan warna hijau, kuning, dan cokelat. Warna hijau biasanya terletak di bagian tengah kue yang dihasilkan dari air daun suji.

Kue putri kandis dibuat dengan cukup banyak kuning telur. Kue basah ini biasanya disuguhkan pada saat perayaan adat Jambi, misalnya acara antar belanjo. Kalau kamu tidak tahu, antar belanjo adalah bagian dari prosesi pernikahan di mana sebelum melakukan akad nikah, keluarga mempelai pria memberikan sejumlah bebawaan yang salah satunya adalah kue putri kandis. Makna dari acara antar belanjo adalah untuk membangun rasa kekeluargaan dari kedua belah pihak.

➢ 9. Kue Kubang Boyo
Lagi-lagi untuk makanan khas Jambi berikutnya adalah kue basah tradisional yang mempunyai nama kue kubang boyo. Selain dikenal dengan sebutan kubang boyo, kue ini juga tak jarang dipanggil dengan kue pak ipuk, kue anak buaya, kue buaya berenang, atau kue kubang buaya. Selalu terselip buaya dalam penamaan kue ini. Mengapa? Sebab kue ini mempunyai tampilan yang mirip dengan punggung buaya yang muncul sedikit di permukaan air.

Kue dengan nama unik ini terbuat dari campuran tepung ketan yang diberi pasta pandan. Adonan kue digunakan untuk membungkus isian berupa gula merah dan kelapa parut. Setelah adonan matang dan siap disajikan, kue sebelumnya diletakkan dalam wadah yang kemudian diguyur dengan santan atau fla. Kue kubang boyo mempunyai cita rasa yang manis dengan tekstur kue yang legit dan kenyal.

➢ 10. Kue Muso
Kue muso juga tergolon ke dalam makanan khas Jambi berjenis kue yang sangat digemari masyarakat kota Jambi. Dari bentuknya, kue muso sangat mirip dengan kue pie. Dari tampilannya, kue muso setali tiga uang dengan kue lumpang berselimutkan cokelat dan kue lumpur lapindo.. Jadi, bagiamana sebenarnya kue muso ini? Kue muso sebenarnya adalah kue tradisional yang memiliki bentuk seperti mangkok di mana bagian pinggirnya merupakan cokelat padat.

Kue muso terbuat dari campuran tepung ketan, tepung terigu, cokelat bubuk, minyak sayur, air pandan ditambah suji, santan, garam halus, air suam-suam, telur, tepung terigu, gula pasir, dan vanili. Keberadaan kue ini biasanya paling sering di bulan Ramadhan. Orang-orang menyantap kue muso sebagai menu berbuka. Dengan cita rasa yang manis, kue muso memang cocok jika dijadikan takjil.

Makanan Khas Bangka Belitung

Makanan Khas Bangka Belitung

Makananringan.net – Bangka Belitung atau yang biasa disingkat Babel mempunyai banyak macam kuliner yang masih eksis sampai sekarang. Makanan khas Bangka Belitung kebanyakan terbuat dari bahan baku ikan atau produk laut lain. Bukan hal yang aneh jika kuliner dari Bangka Belitung rata-rata didominasi oleh bahan dasar produk laut mengingat provinsi Kepulauan Bangka Belitung berada dekat dengan lautan.

Selain produk laut, ada juga masakan khas Bangka Belitung yang memanfaatkan hasil perkebunannya. Apabila kamu lagi berada di provinsi seluas 18725,14 km persegi itu, ada beberapa kuliner yang wajib kamu coba. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai makanan khas bangka belitung :

➢ 1. Lempah Kuning
Mayoritas makanan khas Bangka Belitung terbuat dari olahan hasil laut, seperti lempah kuning misalnya. Lempah kuning sangat terkenal di pulau Bangka dan sekitarnya. Kuliner ini dimasukkan ke dalam Cagar Budaya Nasional Tak Benda. Di pulau Bangka makanan ini bernama lempah kuning, sementara di pulau Belitung makanan ini dikenal dengan nama gangan.

Lempah kuning terbuat dari bahan dasar ikan. Ikan yang biasa dipilih untuk membuat lempah adalah ikan kakap merah atau ikan tenggiri. Adapun bagian ikan yang dipilih adalah kepala ikan, namun jika tidak suka dengan kepala ikan bisa diganti bagian badan atau ekor ikan. Ikan tersebut kemudian diberi bumbu kuah yang berwarna kuning yang terbuat dari bahan dasar kunyit, lengkuas, terasi, dan cabai.

➢ 2. Mie Belitung
Sesuai namanya, mie ini adalah mie yang berasal dari pulau Belitung. Mie belitung adalah kuliner yang mesti dicoba oleh setiap orang saat pertama kali menginjakkan kaki ke Belitung. Mie belitung menggunakan mie kuning biasa yang disajikan bersama kuah kaldu yang dibuat dari olahan udang. Selain udang, kuahnya juga dicampur dengan bumbu rempah pada umumnya seperti bawang putih, bawang merah, merica, dan jahe.

Mie belitung dihidangkan dalam mangkok. Pada satu porsi mie belitung terdapat mie kuning dan lauk pendamping seperti udang, kentang rebus, timun, dan taburan emping. Makanan khas Bangka Belitung ini paling enak dimakan saat kuahnya masih panas. Di pulau Belitung ada penjual mie belitung yang cukup tersohor. Nama warungnya adalah warung Mie Belitung Nyonya Atep yang lokasinya tepat di tengah kota atau di Jl. Sriwijaya, Tanjungpandan.

➢ 3. Sup Gangan
Sup gangan adalah hidangan berkuah asal Bangka Belitung yang menggunakan bahan dasar berupa olahan hasil laut, apalagi kalau bukan ikan. Ikan yang dipakai oleh penduduk Babel untuk membuat sup ganggan umumnya ikan tenggiri yang masih segar. Ikan tenggiri hasil tangkapan nelayan dimasak bersama campuram rempah-rempah yang mudah ditemui di Indonesia seperti cabai, bawang merah, bawang putih, lengkuas, dan kunyit.

Dengan penggunaan bumbu-bumbu rempah khas Indonesia menjadikan sup ganggan bercita rasa yang juga sesuai dengan selera lidah orang Indonesia. Untuk ikannya sendiri tidak berbau amis. Warna kuah sup kuning yang ketika dicicip akan terasa asam, pedas, dan gurih. Kuliner satu ini termasuk kuliner kebanggaan warga Belitung sehingga pelestariannya terus dilakukan hingga sekarang.

➢ 4. Berego
Berego adalah kuliner asal Belitung yang penampakannya sekilas mirip dengan lontong. Bedanya, kalau lontong dibuat dari beras yang diaron menjadi nasi, lain halnya dengan berego yang menggunakan bahan baku berupa tepung beras yang dicampur dengan tepung sagu. Sementara persamaan antara berego dan lontong mungkin hanya terletak pada bentuknya yang bulat dan warnanya yang putih.

Untuk penyajiannya, berego juga senasib dengan lontong, yakni sama-sama dihidangkan bersama lauk berkuah. Kalau lontong biasanya dengan sayur labu siam, berego dimakan bersama kuah kari ikan. Selain itu juga tak jarang penduduk Belitung menyantap berego bersama gangan, lakse, dan mie belitung. Berego di Belitung bisa dijumpai di warung-warung makan yang berada di pinggir jalan wilayah Belitung.

➢ 5. Lakse
Pada poin sebelumnya sempat disinggung tentang lakse, apa itu? Lakse adalah makanan khas Belitung yang menurut pengakuan warga Belitung sendiri adalah kuliner yang terinspirasi dari spageti. Oleh karenanya, lakse mempunyai bentuk yang sangat mirip dengan spageti atau jika Indonesia penampakannya setali tiga uang dengan kue putu mayang yang menjadi kuliner khas Betawi.

Di Negeri Penghasil Timah [julukan pulau Belitung], lakse pertama kali dibuat oleh masyarakat Melayu – Belitung. Ketika itu lakse mempunyai bentuk seperti mie dan sampai sekarang juga masih menyerupai mie tapi dibuntel-buntel. Selain diperkenalkan oleh orang melayu di Belitung, lakse juga kemudian dikembangkan oleh orang-orang Tionghoa yang tinggal di Belitung. Lakse oleh masyarakat Belitung biasa dimakan dengan hidangan berkuah seperti sup gangan.

➢ 6. Mie Ayam Bangka
Setiap daerah berhak untuk berkreasi dengan sejumlah kuliner yang bahan utamanya juga banyak dipakai dalam masakan-masakan di tempat lain. Seperti mie misalnya, saat ini banyak ditemukan aneka macam mie. Di Bangka, terkenal satu macam mie yang khas bernama mie ayam bangka. Mie ayam khas Bangka mempuyai beberapa ciri khas seperti mienya yang lebih kenyal dan penggunaan tauge sebagai pelengkap hidangan.

Mie ayam bangka dari tampilan akan sama seperti mie ayam di daerah-daerah lain. Bakso, ayam, dan pangsit juga tersaji dalam satu mangkok mie ayam bangka. Tapi bicara mengenai rasa, mie ayam bangka mempunyai cita rasa yang berasal dari bumbu khusus yang tentunya hanya bisa dirasakan dengan menyantap langsung mie ayam bangka.

Baca Juga  : Cemilan Tradisional Khas Sunda

➢ 7. Martabak Bangka
Mie ayam bangka mungkin tidak dikenal banyak orang, tapi berbeda dengan martabak bangka. Martabak bangka adalah makanan khas pulau Bangka yang kerap dijumpai di kota-kota besar di Indonesia. Martabak yang berasal dari Bangka ini pada mulanya disebut Hok Lo Pan. Hok Lo Pan sendiri menurut cerita menunjuk pada orang Hakka dan bukan orang Hok Lo.

Martabak bangka mempunyai cita rasa yang manis sehingga tak jarang dipanggil dengan martabak manis. Makanan yang digemari hampir seluruh orang Indonesia ini terbuat dari bahan dasar tepung terigu dan mentega untuk dibuat adonan bulat yang membentang. Pada bagian atas adonan tepung yang sudah mengembang diberikan banyak topping, seperti cokelat meises, kacang tanah, keju, susu kental manis, dan wijen.

➢ 8. Sambal Rusip
Sejumlah daerah di Indonesia mempunyai makanan khas yang beragam jenisnya. Jika di Papua ada dabu-dabu, Manado ada rica roa, maka di Kepulauan Bangka Belitung ada sambal khas bernama sambal rusip. Sambal rusip biasa dihidangkan sebagai cocolan lauk utama yang bertujuan untuk menggugah selera makan masyarakat Bangka Belitung.

Sambal rusip merupakan sambal yang terbuat dari ikan yang difermentasi. Ikan difermentasi bersama garam dan gula merah selama minimal tujuh hari. Jika sudah mengeluarkan bau asam maka menandakan proses fermentasi selesai. Setelah itu ikan dicampur dengan jeruk kunci, cabai, dan abwang merah. Cita rasa sambal rusip asam manis dengan aroma yang kuat. Sambal rusip biasanya diolah bersama ikan dan sayur mayur seperti terong, mentimun, dan selada.

➢ 9. Belacan Belitung
Berkunjung ke Pulau Timah jangan sampai melupakan kuliner khasnya yang bernama belacan. Belacan adalah makanan khas Belitung yang biasa dibeli oleh pengunjung sebagai buah tangan. Belacan mempunyai aroma dan cita rasa yang unik karena terbuat dari fermentasi hasil laut. Di Belitung, belacan banyak diproduksi di desa Sijok atau Sijuk. Cita rasa dari belacan sangat identik dengan Pulau Timah [julukan untuk pulau Belitung].

Di kota Cirebon terdapat produk yang mirip dengan belacan, yakni terasi. Bedanya, belacan asal Belitung terbuat dari udang rebon segar yang baru ditangkap oleh nelayan. Udang rebon tersebut kemudian difermentasi sebelum dikemas sebagai oleh-oleh. Belacan bisa dipakai sebagai bumbu tambahan atau penyedap rasa untuk beragam jenis masakan, seperti dalam pembuatan sambal.

➢ 10. Mie Koba
Pengunjung yang sudah pernah mencoba mie ayam bangka bisa mencoba kuliner berbentuk mie yang tak kalah enak dengan mie ayam bangka, namanya mie koba. Mie koba adalah sajian mie yang banyak ditemukan di kawasan Bangk, tepatnya di salah satu kabupaten yang berada di Bangka Tengah. Yang unik dari makanan khas Bangka Belitung ini adalah terdapatnya ikan tenggiri yang dihidangkan bersama mie.

Mie koba tak hanya dihidangkan bersama kuah dan ikan tenggiri, tetapi juga isian lain seperti telur, seledri, dan bawang goreng. Untuk kuahnya sendiri berbeda dengan mie belitung, tapi keduanya sama-sama mengikuti bahan utama yang diolah. Kalau mie belitung mengolah udang sebagai kaldu, begitu pun dengan mie koba yang mengolah ikan tenggiri sebagai kuah kaldunya. Penambahan air perasan jeruk kunci membuat mie koba terasa lebih nikmat.

Cemilan Tradisional Khas Sunda

Cemilan Tradisional Khas Sunda

Makananringan.net – Bandung tidak hanya terkenal dari segi pariwisatanya, namun terkenal juga akan kekayaan sajian kuliner khas daerah.

Sebagai kiblat kuliner Indonesia, tentunya Bandung memiliki beragam jajanan tradisional yang telah banyak dikenal masyarakat.

Jajanan tradisional yang patut Anda coba adalah cemilan khas Sunda yang telah melegenda di Bandung.

Cemilan tersebut di antaranya bandros, kue balok, seblak, cireng, cilok, surabi, awug, batagor, baso tahu dan gehu pedas.

Untuk mencicipi cemilan khas Sunda tersebut di Kota Bandung, Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai beberapa cemilan tradisional khas sunda yang tentunya harus anda coba :

1. Bandros Cowboy Cisangkuy
Bandros merupakan satu di antara penganan kue tradisional khas Sunda, Kue tradisional ini terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut dan santan. Kue ini biasanya dihidangkan dengan taburan gula pasir.

Bentuk kue ini mirip dengan kue pukis karena memang di cetak pada cetakan yang serupa yakni cetakan yang berbentuk setengah lingkaran dan berjejer cukup banyak. Kue bandros biasanya disajikan bersamaan dengan teh manis atau kopi.

Ada beberapa jenis bandros yang dikenal di tanah Pasundan, Ada yang disebut dengan bandros asin dan juga bandros manis.

Kedua jenis bandros tersebut dibedakan, karena beberapa kebiasaan di masyarakat Sunda untuk makan bandros tanpa menggunakan gula. Tetapi ada juga yang menggunakan taburan gula pasir sehingga membuat bandros yang dimakan terasa manis.

Khususnya di Kota Bandung, Anda dapat menemukan olahan kue bandros di beberapa tempat. Mulai dari penjual bandros yang berkeliling kompleks perumahan yang didorong atau dipanggul.

Hingga penjual bandros di sekitar pusat keramaian atau pusat perbelanjaan. Di daerah Cisangkuy, Kota Bandung, Anda juga dapat menemukan penjual bandros yang dikenal dengan olahan bandros tergaul.

Adalah Bandros Koboy Cisangkuy yang berlokasi di Jalan Cisangkuy No.56, Citarum, Kota Bandung.

Lokasinya mangkalnya, persis terletak di depan Kafe Yogurt Cisangkuy. Bandros Cowboy Cisangkuy tidak menggunakan kedai untuk menjajalkan makanannya. Melainkan, hanya menggunakan atap sederhana di atas trotoar.

Di bawah atap tersebut, terdapat sejumlah kursi pelastik untuk pengunjung dan gerobak kecil. Gerobak kecil itu beralaskan spanduk pada bagian depannya, yang bertuliskan beragam pilihan menu.

Lalu di atas gerobaknya, tampak sejumlah bahan – bahan roti, dan tempat pemanggangannya.

Namun, bukan hanya Bandros Cowboy Cisangkuy yang berjualan di sini, tetapi terdapat jajanan lainnya pada satu atap.

Meski bermodalkan tenda sederhana dan beberapa kursi pelastik, Bandros Koboy Cisangkuy tak pelak sepi pembeli.

Karena Bandros Koboy Cisangkuy menyediakan beberapa macam inovasi rasa kue bandros yang kekinian.

Di antaranya adalah bandros rasa green tea, bandros keju, bandros coklat, bandros tobleron, bandros kitkat dan juga bandros susu.

Semua varian rasa tersebut, disesuaikan dengan cita rasa yang disukai oleh pembeli.

Rata – rata kue bandros kekinian tersebut, berbahan tepung terigu, telur dan mentega.

Lalu disediakan juga kue bandros original yang berbahan baku tepung terigu dan kelapa.

Selain inovasi rasa, Bandros Cowboy Cisangkuy ini juga memiliki keunikan lainnya.

Yakni sang penjual selalu mengenakan topi cowboy saat membuat bandros.

Karena hal itulah, si penjual yang bernama Jajang akrab dipanggil Mang Cowboy oleh para pelanggannya.

Nah untuk menu kue bandros yang paling diminati di sini adalah kue bandros green tea.

kue bandros green tea nya ditaburi dengan cokelat meses, keju ataupun selai cokelat nutella.

Dimasak setengah matang, membuat adonan green tea melumer dan lembut di lidah.

Adonan green tea nya sangat terasa dan juga sangat harum.

Untuk satu porsi kue bandros buatan Jajang, dihargai mulai dari Rp 15.000 – Rp 40.000, yang tergantung dari pilihan rasanya.

Sedangkan untuk satuan, satu petak bandros dihargai Rp 8.000 – Rp 10.000.

Jam operasional Bandros Cowboy Cisangkuy, dibuka setiap hari pada pukul 10.00 WIB – 18.00 WIB. (Fasko).

2. Kue Balok Kang Didin
Kue balok merupakan jajana tradisional khas Sunda, yang sampai sekarang masih eksis di dunia kuliner Indonesia.

Kue berbentuk balok dengan tekstur yang padat dan rasanya yang manis ininsangat cocok untuk dinikmati kapanpun. Biasanya, banyak penjual kue balok yang menyuguhkan hidangannya pada pagi hari sebagai menu sarapan, dan pada malam hari sebagai menu camilan.

Saat ini di Kota Bandung cukup mudah ditemui penjual kue balok. Tapi dari sekian banyaknya terdapat beberapa kedai kue balok yang legendaris dan masih bertahan hingga saat ini.

Bahkan bisa dikatakan sebagai tempat kue balok favorit di Kota Bandung. Di Bandung ada kue balok yang cukup populer, namanya Kue Balok Kang Didin.

Lokasinya berada di Jalan Abdurrahman Saleh, No. 52, tepat di sekitar Bandara Husein Sastranegara.

Dulunya, Kue Balok Kang Didin berupa tenda kecil dengan kursi seadanya. Bahkan, karena sering penuh, kue balok ini kemudian membuka kedai baru diseberangnya.

Kedai baru tersebut, tempatnya semakin luas lengkap dengan kursi dan meja, yang mampu menampung 100 orang.

Hal yang wajar, tempat ini semakin banyak dikunjungi pengunjung, terutama pada akhir pekan.

Di dalam kios baru tersebut, juga disediakan tempat kusus lesehan.

Banyak kalangan orang tua dan anak muda yang nongkrong di kedai kecil ini dengan sumringah.

Kue balok ini dibuat dengan menggunakan arang yang membara,sehingga membuat adonannya tampak berwarna kecokelatan.

Untuk pilihan rasa kue balok, Anda dapat memilih rasa kacang, cokelat, keju, dan kismis.

Sedangkan rasa yang paling favorit disini, adalah oreo dan tiramisu.

Selain rasa yang beragam, Anda dapat memilih kue balok matang atau setengah matang.

Tapi yang paling diminati adalah yang setengah matang.

Karena tekstur kue balok yang setengah matang, memiliki rasa yang lebih enak.

Bagian tengahnya yang lumer dan berpadu dengan isisan membuat sensasi rasa yang berbeda di mulut.

Selain kue balok, Kue Balong Kang Didin turut menyediakan aneka minuman.

Seperti teh hangat dan manis, teh susu, kopi susu, dan kopi hitam, teh telur, es lemon tea dan green tea.

Untuk harganya sendiri, satu kue balok dihargai d Rp 2. 500 – Rp 3. 500, sedangkan minumannya cuma Rp 1.000 – Rp 7.500.

Cukup murah meriah, bukan?

Untuk jam operasionalnya, Kue Balok Kang Didin dibuka setiap hari 24 jam non stop, kecuali hari senin buka pada 15.00. WIB

Baca Juga  : Makanan Ringan Khas Surabaya

3. Gehu Pedas
Sesuai namanya, gehu ini memiliki cita rasa super pedas sehingga pantas disebut jajanan unik khas Bandung. Selain itu, nama gehu juga berasal dari singkatan “toge-tahu”.

Namun, untuk gehu pedas ini, isiannya tidak selalu toge.

Melainkan, juga divariasikan menggunakan kol, bihun, dan wortel, bahkan ada juga yang menambahkan daging cincang dan udang. Bahan isian ini ditumis dengan bumbu rempah dan cabai, sedangakn tahunya sendiri dibalut dengan adonan terigu.

Gehu pedas ini rasanya benar-benar sedap dengan tekstur yang garing dan renyah. Pergeseran gaya hidup dan rasa kangen dan cinta orang Sunda, maka kini hadir gehu pedas yang lebih simpel cara makannya.

Karena rasa pedas sudah dihadirkan langsung di dalam isi tahu. Paduan campuran sayuran kol dan wortel menambah kaya gehu akan nilai protein nabatinya.

Pada umumnya, gehu pedas yang dijumpai memiliki ukuran yang cukup besar dibandingkan goreng tahu isi. Khusus di Kota Bandung, Anda akan begitu mudah menemukan jajanan cemilan ini.

Karena beberapa di pinggiran jalan, banyak penjual gehu pedas yang mangkal dengan gerobaknya.

Satu di antaranya yang menyajikan gehu pedas yang lezat adalah Mendoan Sari. Mendoan Sari ini terletak di Jalan Buah Batu No.31, Malabar, Lengkong, Kota Bandung.

Letaknya persis di depan Fuji Image Plaza, dan di simpang Jalan Kh. Ahmad Dahlan. Mendoan Sari hanya berupa gerobak sederhana dengan atap tenda seadanya.

Gerobak tersebut berbalut warna krem di sekujur gerobaknya, lalu pada bagian kaca gerobaknya bertuliskan merek Mendoan Sari.

Selain itu, tampak pula wajan berukuran besar untuk menggoreng, pada bagian belakang gerobak.

Serta tampak beberapa bangku pelastik di dekat gerobaknya.

Gerobak Mendoan Sari ini menjual gehu pedas yang berukuran jumbo sebesar kepalan tangan orang dewasa.

Untuk gehunya sendiri, berbentuk petak dengan beberapa kerak – kerak tepung yang menempel di bagian tahunya.

Saat gehunya digigit, terdengar bunyi kriuk – kriuk dari kulit gehu, dan terasa garing garing di mulut.

Lalu, terasa pedas gurih saat irisan kol di dalam gehu menempel di lidah.

Pada bagian sayur kolnya, tampak bewarna kemerah – merahan, yang dihasilkan taburan cabai di dalamnya.

Cemilan gehu pedas ini sungguh nikmat bagi Anda pecinta pedas, bahkan cukup mengeyangkan di perut Anda karena ukuran gehunya yang cukup besar.

Bagi Anda yang ingin mencicipi sajian gorengan lainnya, gerobak ini turut menyediakan pisang kipas dan tempe yang juga berukuran besar.

Untuk pisang kipasnya, Subiantoro meggunakan pisang tanduk.

Pisangnya terasa manis dan gurih saat dilahap, sedangkan tempenya tidak garing karena tipis pada daging tempenya.

Bagi Anda yang tertarik mencobanya, satu potong gehu pedas Gerobak dihargai Rp 2.500.

Sedangkan pisang kipasnya dihargai Rp 3.000 dan tempe gepenyanya Rp 2.500, sangat murah bukan?

Jam operasional Gerobak dibuka setipa hari pada pukul 16.00 WIB – 23.00 WIB, yang terkadang cepat ludes hingga pukul 21.00 WIB.

Makanan Ringan Khas Surabaya

Makanan Ringan Khas Surabaya

Makananringan.net – Kota Surabaya adalah Ibu Kota Provinsi Jawa Timur yang juga merupakan kota metropolitan terbesar kedua setelah Jakarta. Surabaya juga terkenal sebagai Kota Pahlawan akibat terjadinya pertempuran rakyat Surabaya melawan tentara Belanda pada saat revolusi kemerdekaan Indonesia.

Kota ini tidak hanya terkenal dengan cerita legenda Suro dan Boyo saja. Surabaya juga menyimpan banyak keindahan alam yang menarik untuk dikunjungi. Contohnya seperti Taman Mundu, Taman Bungkul, Taman Surya, Taman Pelangi, dan masih banyak taman dan tempat yang lain.

Jika kamu berencana untuk menghabiskan waktu liburanmu di Kota Surabaya, selain mengunjungi tempat wisata ada baiknya juga kamu membeli makanan ringan khas Surabaya yang bisa kamu nikmati di rumah.

Tidak perlu bingung lagi untuk mencari makanan ringan apa yang pas dari kota ini, Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai makanan ringan khas surabaya :

➢ 1. Almond Crispy Cheese, makanan ringan khas Surabaya
Almond Crispy Cheese adalah cemilan asal Surabaya yang lagi hits di dunia maya baru-baru ini. Rasanya yang cheesy, renyah, gurih, dan ringan sangat pas untuk menemani suasana hangat bersama keluarga. Bahan utama yang digunakan tentunya adalah keju dan kacang almond. Untuk menambah kelembutan teksturnya diberikan tambahan gula, mentega, tepung dan bahan laiinya.

Bentuknya bulat, tipis, dan ada taburan sedikit kacang almond dan parutan keju di atasnya. Selain rasa original, juga tersedia beberapa varian rasa lain seperti Green Tea, Cokelat, Blueberry, Strawberry, dan Durian yang rasanya sama-sama lezat. Desain Packaging yang digunakan juga tak kalah menarik. Terkesan mewah dan classy sehingga cocok dibawa sebagai buah tangan.

Kamu bisa menemukan kue cemilan ini di beberapa toko makanan ringan khas Surabaya. Dengan harga berkisar 45.000 rupiah, kamu sudah bisa mencicipi cemilan enak ini. Namun beda toko tentunya beda harga ya. Dengan harga yang lumayan cukup mahal, jangan takut kecewa karena rasanya. Penulis jamin rasa dan harganya sebanding kok. Yuk cobain segera!

➢ 2. Belinjo Udang (Blidang), Khas Surabaya
Belinjo atau biasa orang menyebutnya melinjo adalah jenis tanaman yang biasanya diolah menjadi emping dengan rasa yang lebih ke pahit. Namun berbeda dengan makanan ringan khas Surabaya yang satu ini, blidang tidak memiliki rasa pahit sama sekali karena mlinjo yang telah di olah menjadi emping dicampur dengan udang asli dan rempah-rempah pilihan.

Rasa dari kue ini yaitu lebih ke manis. Namun juga terdapat varian rasa lain yang tak kalah lezatnya seperti rasa udang pedas manis, udang pedas, dan udang balado. Usaha Blidang sendiri sudah berdiri sejak tahun 1970-an yang dikenalkan pertama kali oleh home industri dengan merk ‘Nikmat Rasa’. Hingga kini Blidang sudah berkembang pesat dan terjual di banyak outlet Surabaya.

Karena sudah terkenal dengan rasa yang pas di lidah masyarakat, pemilik saat ini tetap menggunakan resep dan cara pengolahan yang sama seperti generasi pertamanya. Hingga saat ini banyak sekali konsumen yang mencari produk satu ini. Untuk membelinya, kamu bisa langsung ke pusat produksinya yaitu di daerah Bibis Tama, Tandes Surabaya.

➢ 3. Siropen Telasih
Siropen Telasih adalah salah satu produk sirup khas Surabaya yang dibangun oleh JC Van Drongelen warga belanda asli pada tahun 1923. Pabrik sirup Siropen Telasih merupakan pabrik sirup pertama yang ada di Indonesia. Sirup ini merupakan salah satu produk heritage kota legenda ikan hiu dan buaya yang memiliki nilai sejarah dan tradisional yang tinggi.

Pabrik dari Siropen Telasih telah mengeluarkan dua macam produk yaitu Siropen Telasih dan Siropen Premium. Perbedaan dari kedua produk ini terletak pada kemasan botolnya. Kemasan botol dari Siropen Premium di desain lebih kekinian. Bentuknya unik, seperti botol minuman keras. Dibuat sedemikian karena agar menarik minat wisatawan untuk membeli produk tersebut sebagai makanan ringan khas Surabaya.

Hingga saat ini, proses pembuatan sirupnya masih menggunakan tenaga konvensional. Tidak seperti kebanyakan pabrik yang sudah beralih menggunakan alat-alat canggih. Perbedaan dari sebelumnya hanya terletak pada proses pemasakannya, jika sebelumnya menggunakan kayu bakar sekarang menggunakan gas agar lebih menghemat biaya produksi.

Siropen Telasih dan Siropen Premium memiliki berbagai variasi rasa yang diunggulkan, seperti rasa Mawar, Frambosen, Cocopandan, Vanila, Jeruk Keprok, Arbei, Leci, dan Melon. Keunggulan produk khas Surabaya ini dibanding dengan produk lainnya adalah gula yang digunakan yaitu gula pilihan dengan kualitas terbaik dan tidak ada bahan pengawet sedikitpun di dalamnya.

➢ 4. Keripik Buah Kane-Kane
Keripik buah kane-kane merupakan salah satu makanan ringan khas Surabaya yang bisa menjadi opsi untuk kamu bawa pulang. Bahan dasar yang digunakan untuk membuat keripik ini adalah dari buah-buahan yang segar.

Cara pengolahannya yaitu dengan digoreng menggunakan minyak kelapa (coconut oil) yang memiliki kandungan lemak baik sehingga aman di konsumsi bagi kesehatan. Agar keripik buah matang sempurna, metode penggorengan yang digunakan adalah metode Vaccum Frying, yaitu dimasak dengan menggunakan suhu kecil.

Keripik Kane-Kane memiliki beraneka rasa yang berasal dari buah asli seperti Keripik Apel, Keripik Mangga, Keripik Nanas, Keripik Salak Pondoh, Keripik Pepaya, dan Keripik Nangka. Selain itu juga ada rasa baru yang baru saja diterbitkan yaitu rasa mix. Di dalam kemasan mix tersebut terdapat bermacam-macam keripik seperti Apel, Salak, dan Nangka.

Kamu bisa menjumpai keripik buah ini di berbagai tempat penjualan makanan ringan khas Surabaya. Karena produk ini disukai banyak masyarakat, saat ini juga dijual di toko-toko pinggiran jalan. Harga yang dibrandol beragam, berkisar antara 17.000 – 70.000 rupiah tergantung berat kemasan.

➢ 5. Pohong Tata, makanan ringan Khas Surabaya
Pohong atau Singkong atau Ketela Pohon merupakan makanan yang identik dengan makanan orang desa. Namun jangan salah, makanan ini bisa kamu jumpai di Kota Surabaya dengan bentuk dan rasa yang super duper nikmat. Tidak hanya direbus atau digoreng seperti orang desa menyajikan pada umumnya.

Pohong Tata, salah satu kedai yang menjual olahan Singkong yang dimasak kekinian sehingga menarik perhatian warga Surabaya untuk selalu mencicipi makanan ini. Pemilik kedai mengkreasikan singkong dengan cara dibakar terlebih dahulu, lalu diberi parutan keju dan dibungkus menggunakan pembungkus yang unik dan menarik.

Harganya murah, pantas jika kedai ini selalu ramai dikunjungi pengunjung. Hingga saat ini, para pecinta singkong bisa menikmati Pohong Tata atau Singkong Bakar Keju khas Surabaya di berbagai outlet dekat tempat pariwisata Surabaya. Untuk membedakan dengan produk pasar lain, kamu cukup melihat bungkus warna ungu yang ada tulisan Pohong Tata bergambar anak kecil.

Baca Juga  : Makanan Ringan Khas Belgia

➢ 6. Kue Lapis Surabaya
Siapa sih yang tidak kenal dengan Kue Lapis Surabaya? Kue bercita rasa manis yang populer di Surabaya. Beberapa orang menyebutnya Kue Bolu Surabaya, karena memang teksturnya seperti roti bolu yang lembut. Hanya saya yang membedakan adalah kue lapis lebih empuk dan memiliki dua hingga tiga lapis warna saja.

Meskipun juga terlihat sama seperti sponge cake, Kue Lapis Surabaya terasa lebih basah atau lembab ketika di mulut. Bahan utama yang digunakan untuk membuat kue lapis yaitu telur. Diperlukan hingga 20 butir telur untuk membuat satu porsi kue lapis. Hal tersebut yang membuat kue ini dibandrol dengan harga yang cukup mahal.

Kue yang bisa kamu jadikan makanan ringan khas Surabaya ini juga menyuguhkan beraneka varian rasa juga topping. Semakin beraneka topping yang kamu pilih, semakin mahal juga harganya.

Selain mudah di temukan di daerah Surabaya, kue lapis ini juga bisa kamu temui di berbagai daerah. Cabang dari Kue Lapis Surabaya sudah ada di mana-mana.

➢ 7. Sambal Bu Rudy Khas Surabaya
makanan ringan khas Surabaya yang penulis rekomendasikan untuk kamu selanjutnya adalah Sambal Bu Rudy. Kuliner sambal yang sangat populer di Surabaya ini wajib menjadi tujuan kuliner atau hanya sekedear membungkus dibawa pulang.

Rasa sambalnya yang super pedas sukses menggoyangkan lidah setiap orang yang mencicipinya. Pemilik sambal yaitu Bu Rudy memiliki tiga varian sambal yang dihidangkan, yaitu sambal bajak, sambal hijau, dan sambal bawang. Tingkat pedasnya pun bermacam-macam. Pemilik rasa pedas yang paling pedas adalah sambal bawang, karena kedua sambal lainnya tidak begitu pedas.

Rasa sambal dari Sambal Bu Rudy memiliki ciri khas sendiri, yaitu terdapat rasa udang di dalamnya. Kamu juga tidak perlu khawatir dengan bahan yang digunakan, sudah dipastikan sambal ini bebas dari bahan kimia selain penyedap.

Kemasan yang disediakan juga pas untuk dibawa sebagai makanan ringan. Kamu bisa membawa Sambal Bu Rudy ke rumah hanya dengan 25.000 rupiah saja. Memang tergolong cukup mahal, namun kualitas dan rasa yang diberikan juga sesuai. untuk membelinya, kamu bisa langsung menuju depot Bu Rudy, Jalan Dharmahusada 140 Surabaya dan Jalan Anjasmoro 45 Surabaya.

➢ 8. Kue Mente, Produk Khas Surabaya
Untuk kamu penggemar kacang mete atau kacang mente tentunya harus mencoba produk khas Surabaya yang satu ini, yaitu Kue Mente. Kue mente merupakan kue ringan yang terbuat dari telur, mentega, garam, gula, minyak nabati dan mente. Teksturnya halus dan lembut dibandingkan makanan ringan jenis lainnya.

Biasanya kue makanan ringan khas Surabaya ini dibungkus dalam kemasan kotak cantik berlogo ikan hiu dan buaya yang menjadi iconic Kota Pahlawan. Bentuk dari Kue Mente adalah bulat agak pipih. Rasanya enak dan lembut bila dimakan.

Meskipun tampilan bawahnya gosong sebenarnya itu bukan gosong, tapi sisa pemasakan saja. Rasanya pun tidak ada pahit-pahitnya.

Produsen terbaik kue mente di Surabaya adalah dengan merk ‘Wisata Rasa’. Kemasannya berwarna hijau atau merah bergambar hiu dan buaya. Jika kamu tertarik membelinya, kamu cukup bertanya ke arek-arek Suroboyo lokasi persis Wisata Rasa dimana.

➢ 9. Suoklat, Jajanan Khas Surabaya
Suoklat atau Soklat adalah sebutan Cokelat dalam Bahasa Jawa Surabaya. Panganan khas Kota Pahlawan ini memiliki rasa yang khas dan kemasan yang unik, yaitu terbuat dari bahan daur ulang kulit jagung, serbuk bambu, dan eceng gondok.

Sarjana Akuntansi Universitas Airlangga Surabaya, Devi Meisita adalah pemilik usaha tersebut. Hanya bermodal dua juta rupiah, Devi mampu memasarkan produknya hingga keluar daerah. Produk yang dibuatnya yaitu cokelat yang dilelehkan di dalamnya berisi kacang mete dan kurma. Pilihan yang bijak untuk kamu jadikan makanan ringan khas Surabaya ketika pulang dari kota ini.

Namun seiring berjalannya waktu, Devi mampu mengembangkan produknya dengan membuat beraneka varian rasa seperti Dark Chocolate Crispy, Milk Chocolate Crispy, White Chocolate Crispy, Dark Kurma Mete, Dark Chocolate Cookies Mete, Premium Cokelat, Cokelat Kopi dan Cokelat Jahe.

Untuk bisa membawa Suoklat ini sebagai makanan ringan, kamu bisa datang langsung ke alamat produksinya yaitu di Jalan Gubeng Kertajaya VIIC Surabaya. Disana kamu bisa memilih berbagai jenis Cokelat mulai dari yang bentuknya Cair, Batangan maupun Serbuk Minuman. Selain di kemas dari bahan daur ulang, juga disediakan kemasan toples dengan berat 375 gram.

Makanan Ringan Khas Belgia

Makanan Ringan Khas Belgia

Makananringan.net –  Belgia merupakan sebuah negara yang terletak di bagian barat benua Eropa yang dikenal sebagai negeri kuliner. Oleh sebab itu, tentunya Belgia memiliki makanan ringan khas yang cukup menarik. Apalagi dengan pengaruh dari negara yang berbatasan, seperti Prancis, Jerman dan Belanda. Bahkan ada yang mengatakan bahwa makanan Belgia itu berkualitas seperti masakan Prancis yang disajikan dalam porsi besar seperti di Jerman. Mau tahu apa saja makanan ringan khas Belgia? Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai makanan ringan khas Belgia :

Stoemp
Stoemp merupakan sebuah makanan ringan khas pedesaan Belgia. Makanan ini hampir mirip dengan mashed potatoes. Bedanya jika mashed potatoes terbuat hanya dari kentang yang direbus, kemudian ditumbuk dan dibumbui dengan mentega, susu, garam dan lada bubuk. Sedangkan stoemp terbuat dari kentang yang ditumbuk yang kemudian dicampur dengan daging dan sayuran ( bisa satu atau lebih ), seperti wortel dan daun bawang. Kemudian kentang tumbuk, daging dan sayuran yang telah dicampur akan dibumbui dengan krim, pala dan merica.

Selain itu jika mashed potatoes dimasak dengan cara direbus. Berbeda dengan stoemp yang dimasak dengan cara dipanggang. Jadi, setelah adonan kentang tumbuk, daging, sayuran dan bumbu telah tercampur rata, maka adonan dipanggang sampai matang. Setelah matang, stoemp siap disajikan. Biasanya stoemp disajikan dengan sosis bakar.

Boudin Blanc
Melihat namanya, pasti banyak yang berpikir bahwa boudin blanc merupakan makanan ringan khas Perancis. Memang ada makanan bernama boudin blanc juga di kota retel wilayah Ardenne, Perancis. Namun boudin blanc dari Prancis dan Belgia memiliki beberapa perbedaan. Lalu kenapa nama masakannya sama? Karena Prancis memiliki boudin blanc, berarti boudin blanc bukan merupakan masakan khas Belgia?

Boudin blanc merupakan makanan ringan khas Belgia. Memiliki nama yang sama dengan masakan Perancis dikarenakan Belgia berbatasan langsung dengan Prancis. Sehingga ada beberapa makanan yang mungkin mempunyai nama yang sama, tapi memiliki bahan dan cara pengolahan yang berbeda. Bahkan mungkin ada yang memiliki cara pengolahan dan bahan yang sama, namun memiliki nama yang berbeda. Mau tahu apa yang membedakan boudin blanc di rethel, Prancis dengan boudin blanc khas Belgia? Berikut ini beberapa perbedaannya.

Boudin blanc yang berasal dari Perancis terbuat dari campuran daging, telur, tepung, rempah-rempah, dan susu atau krim ( pemilihan susu atau krim disesuaikan dengan selera ). Sedangkan boudin blanc yang menjadi makanan ringan khas Belgia merupakan sajian sosis yang terbuat dari daging sapi atau babi yang dicampur dengan tepung terigu. Kemudian bumbui dengan lada, bawang putih dan garam.
Jika boudin blanc dari Prancis disajikan dengan jamur, truffle atau kismis, boudin blanc dari Belgia disajikan dengan kentang goreng dan sayuran segar. Selain itu boudin blanc khas Belgia juga dilengkapi dengan saus barbeque atau saus sambal.

Crevette Grise
Seperti namanya crevette grise ( udang abu-abu dalam bahasa Prancis ) merupakan makanan dengan bahan baku utama udang. Crevette grise merupakan hidangan yang diolah dari udang utuh yang diberi bumbu-bumbu sederhana. Kemudian setelah bumbu meresap ke dalam udang, udang digoreng hingga matang. Setelah matang udang siap untuk disajikan. Biasanya crevette grise disajikan dengan semangkuk salad sayuran.

Baca Juga : Makanan Ringan Khas Kota Purwokerto

Pate
Pate merupakan makanan yang memiliki cita rasa gurih. Pate terbuat dari daging cincang, tepung terigu, lada dan garam. Cara untuk membuat pate sangat mudah. Setelah mencampur seluruh bahan menjadi sebuah adonan, adonan dicetak dengan cetakan berbentuk kotak dan memanjang. Kemudian adonan yang telah dicetak dikukus hingga matang. Setelah pate matang, iris tipis-tipis dan sajikan dengan kentang goreng serta sayuran.

La Tarte De Riz ( Rice Tart )
Untuk kamu para penggemar makanan manis wajib untuk mencoba makanan satu ini. La tarte de riz merupakan makanan yang mengkombinasikan nasi yang ditaburi dengan gula. Terdengar sangat aneh dan sangat absurd. Namun, jangan salah walaupun tersengar sangat aneh, makanan satu ini ternyata sangat enak dan lezat.

Seperti namanya la tarte de riz atau rice tart yang berarti tart yang terbuat dari nasi. Untuk lebih jelasnya la tarte de riz merupakan rice pudding ( puding nasi ) yang dicampurkan dengan telur. Biasanya setelah matang, makanan ini akan ditaburi gula di atasnya.

Carbonade
Masakan satu ini, sekilas mirip dengan masakan semur daging dari Indonesia. Jika semur daging dimasak dengan kecap dan rempah-rempah lain khas Indonesia, carbonade dimasak dengan menggunakan cuka anggur dan anggur hitam beserta rempah-rempah khas Eropa. Selain itu carbonade juga dimasak dengan bahan tambahan lain, seperti wortel dan irisan bawang. Biasanya untuk menambah kenikmatan carbonade, carbonade akan disajikan dengan roti tawar atau kentang goreng.

Moules
Selain udang, Belgia memiliki makanan ringan khas lain yang terbuat dari makanan laut. Moules adalah salah satunya. Moules merupakan makanan ringan khas Belgia yang terbuat dari kerang hijau utuh.

Untuk membuat moules sangat mudah. Pertama siapkan bahan-bahannya, seperti kerang, bawang merah, bawang putih, lada hitam, thyme, bay leaves, white wine, cooking cream, peterseli cincang dan mentega. Setelah bahan siap, panaskan mentega dengan api sedang untuk menumis bawang merah sampai layu. Kemudian masukan bay leaves, bawang putih, dan thyme, tumis sampai harum. Setelah itu masukan white wine, biarkan mendidih. Jika volume white wine telah berkurang masukan kerang ke dalam panci, aduk sampai rata dan tutup panci sampai seluruh kerang terbuka.

Setelah kerang matang, maka moules siap untuk disajikan. Biasanya moules akan disajikan dengan taburan daun peterseli. Kemudian moules juga akan disajikan bersama kentang goreng atau roti tawar sebagai makanan pendamping.

Chicon au Gratin
Belgian endive dan ham gratin merupakan makanan klasik khas Belgia yang sering disebut dengan nama chicon au gratin. Makanan ini sering dimakan saat musim dingin. Namun bisa juga digunakan sebagai menu sarapan.

Membuat makanan ini cukup mudah. Kamu hanya perlu merebus beberapa endive. Setelah matang gulung endive dengan ham. Kemudian susun di atas mangkuk dan siram dengan saus gruyere putih. Panggang ke dalam oven selama beberapa menit, sampai matang. Setelah matang keluarkan masakan dan chicon au gratin siap untuk disajikan.

Belgian Chocolate
Meskipun Belgia tidak membudidayakan bahan baku pembuat coklat, namun Belgia merupakan negara penghasil cokelat dengan kualitas terbaik nomor dua di dunia, setelah Amerika. Belgia mengimpor 6,8 persen cocoa dari beberapa negara penghasil cocoa terbesar di dunia, seperti Brazil, Ghana, Nigeria dan Indonesia.

Ada lebih dari 2000 toko coklat di seluruh Belgia. Bahkan masih banyak toko-toko coklat kecil di Belgia yang menggunakan cara tradisional untuk membuat coklat. Selain itu di Belgia terdapat banyak jenis coklat. Mulai dari white coklat, dark coklat, milky cokelat dan masih banyak jenis cokelat lain dengan berbagai macam rasa yang memanjakan lidah. Namun merk coklat paling terkenal di Belgia adalah Nirvana, Godiva, Neuhaus dan Floranne.

Meski bukan penggemar manis kalian dapat mencoba cokelat Belgia karena ada jenis cokelat yang memiliki rasa sedikit pahit seperti dark coklat. Sehingga kamu tidak punya alasan untuk tidak mencoba cokelat khas Belgia, saat berlibur ke sana.